Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Ormas Madas Nusantara Tegaskan Tidak Terkait Kasus Yai Min Dan Sahara

Ketua Umum : Jangan Salahkan Masyarakat Madura, Mereka Bukan Cermin Ormas Kami

Jakarta | bratapos.com - Ketua Umum Organisasi Masyarakat Madura Asli (MADAS) Nusantara, KRH.H.M. Jusuf Rizal, S.H., S.E., M.Si, menegaskan bahwa Ormas Madas Nusantara tidak memiliki kaitan apa pun dengan kasus yang melibatkan Yai Min dan Sahara di Malang yang saat ini tengah menjadi sorotan publik.

BACA JUGA : HUT ke-81 TNI, BPP PERADIN: TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat

Menurutnya, tindakan pribadi dua orang tersebut tidak bisa dikaitkan dengan organisasi maupun masyarakat Madura secara keseluruhan. “Kami sangat prihatin, tapi kami tegaskan: mereka bukan bagian dari Ormas Madas Nusantara. Jangan salahkan orang Madura, apalagi organisasi kami,” ujar Jusuf Rizal kepada wartawan, Sabtu (12/10/2025).

Beda dengan Ormas Preman

Lebih lanjut, Jusuf Rizal menjelaskan, Ormas Madas Nusantara adalah organisasi yang berdiri untuk pemberdayaan sumber daya manusia Madura di perantauan, bukan organisasi preman.
“Fokus kami adalah meningkatkan SDM, ekonomi, dan persaudaraan. Kami juga menjadi mitra TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.

Ormas Madas Nusantara juga memiliki visi dan misi sebagai ‘Mitra TNI Polri untuk Bina–Lindung–Sejahtera’, serta aktif dalam kegiatan sosial dan bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu.

Permohonan Maaf dan Klarifikasi

Dalam pernyataannya, Jusuf Rizal juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Madura di mana pun berada yang mungkin tersinggung akibat pemberitaan tersebut.
“Kami mohon maaf kepada siapa pun yang merasa dirugikan. Kami minta semua pihak tidak langsung mengaitkan tindakan oknum dengan suku atau organisasi tertentu,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, Madas Nusantara telah berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta untuk menegaskan posisi organisasi agar tidak disalahartikan oleh publik.


Himbauan untuk Warga Madura

Melalui pernyataan ini, Madas Nusantara mengimbau warga Madura agar tetap menjaga nama baik daerah dan tidak mudah terprovokasi.
“Warga Madura harus berani menolak stigma negatif. Kita tunjukkan bahwa Madura itu beretika, punya kehormatan, dan berjiwa sosial tinggi,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Madas Nusantara juga membuka layanan Bantuan Hukum melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Lembaga Sosial Ormas Madas untuk mendampingi warga yang membutuhkan keadilan.

Ajak Masyarakat Bergabung

Menutup pernyataannya, Jusuf Rizal mengajak warga Madura di seluruh Indonesia untuk bergabung memperkuat barisan Madas Nusantara.
“Kalau Anda peduli pada masa depan Madura, mari bersatu lewat wadah ini. Bersama kita bina, lindungi, dan sejahterakan,” pungkasnya.

Reporter: Witnyo
Foto: Dok. MADAS Nusantara

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
KAI Daop 7 Madiun Hadirkan Promo Tarif Parsial KA, Tiket Mulai Rp70 Ribu Sepanjang Oktober 2025
Next Article
Legislator Jatim Bantu Bocah Banyuwangi yang Derita Gangguan Ginjal hingga Dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya

Related to this topic:

Be the first to write a comment.