Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Operasi Zebra 2024 yang Sudah Berlangsung Selama 9 Hari di Wilayah Hukum Polres Lombok Timur Sebanyak 405 Teguran Sebanyak 557

Lombok Timur, NTB||bratapos.com-- Operasi Zebra 2024 yang sudah berlangsung selama 9 hari di wilayah hukum polres lombok timur Polda NTB , sebanyak 405 kendaraan dikenai sanksi tilang Manual atau E- Tilang. Dan Teguran sebanyak 557 orang Dari angka tersebut, 

"Selama 9 hari Operasi Zebra Rinjani 2024, pelanggaran didominasi oleh pengendara roda dua yang tak menggunakan helm SNI yakni 

BACA JUGA : Hukum Tegak Di Hongkong, TKW Indonesia Rasakan Keadilan : Uang Tak Bisa Membeli Hukum

Pelanggaran,” melalui KBO IPTU Lantas Muhamad Anhar dan Kanit Kanit Kanit IPTU Turjagwali Mude Lestrai, SH. Kasat lantas AKP Tira Karista, S.I.K., M.Si. menyampaikn Kepda Awak media saat di konfirmasi di lapangan saat melaksanakan giat pos Zebra Rinjani 2024., Selasa (22/10/2024).

Kegiatan yang berlangsung sejak 14 Oktober tersebut memang cukup ketat dibanding kondisi normal.

Penindakan pun dilakukan dengan beragam cara mulai dari teguran hingga penilangan secara elektronik.

Rincian pelanggaran roda dua yaitu tidak menggunakan helm SNI. 405 dan 557 Teguran , melawan arus tak ada 

Sementara untuk pengendara roda empat totalnya 15 kasus. Jenis terbanyak adalah tidak menggunakan sabuk pengaman , STNK

Jumlah pelanggaran yang tercatat pun diyakini bakal terus bertambah bila masyarakat masih tidak disiplin. Terlebih Operasi Zebra bakal dilangsungkan hingga 27 Oktober 2024.

"Kami berharap dengan penindakan dan sosialisasi masyarakat bisa lebih disiplin serta mematuhi aturan. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga keselamatan di jalan,” tegasnya.

Oprasi zebra Rinjani 2024 direncanakan terus berlangsung hingga 27 ini dengan fokus pada titik-titik rawan pelanggaran di wilayah hukum polres lombok timur, ucapnya.

 

                            

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
GEGER....!!Buaya Lepas Dari Kandang Membuat Resah warga Parengan Dan Berhasil Di Evakuasi Warga
Next Article
Ditresnarkoba Polda NTB Ungkap 116 Kasus Narkoba Hingga September 2024

Related to this topic:

Be the first to write a comment.