Kota Madiun || Bratapos.com - Perjalanan menggunakan kereta api tak hanya soal mobilitas, melainkan juga tentang menikmati perjalanan itu sendiri. Salah satu keistimewaan saat naik kereta api adalah suguhan bentang alam yang memukau, seperti yang bisa dinikmati sepanjang lintasan Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun.
“Di wilayah Daop 7 Madiun, penumpang akan disuguhi keragaman lanskap yang indah. Melalui perjalanan kereta api, pelanggan dapat menikmati keindahan tersebut secara lebih imersif dan nyaman, dimanjakan dengan pemandangan alam serta hijaunya persawahan,” ungkap Rokhmad Makin Zainul, Manajer Humas Daop 7 Madiun dalam siaran persnya, Selasa (6/5/2025).
BACA JUGA :
Khidmat Alumni Pesantren, Jalan Menjaga Barokah Ilmu dan Ridha Guru
Menurutnya, beberapa titik jalur KA di wilayah Daop 7 menyajikan panorama yang tak hanya menyejukkan mata, tetapi juga memberikan pengalaman visual yang berkesan. Sepanjang jalur antara Stasiun Ngawi – Madiun hingga Caruban, penumpang akan melewati hamparan sawah hijau dengan lanskap khas pedesaan yang asri dan menenangkan.
Selain itu, tidak kalah menarik, saat KA melintasi Stasiun Saradan menuju Bagor, penumpang akan dibawa melewati kawasan hutan jati yang rimbun. Di beberapa titik, terdapat pemandangan Waduk Bening yang tenang, menambah kekayaan visual selama perjalanan.
"Stasiun Kediri menuju Stasiun Papar, tersaji pesona Gunung Wilis dan Gunung Klotok yang megah di kejauhan. Jalur ini juga menjadi akses utama menuju Kampung Inggris di Pare, yang dapat dijangkau dengan turun di Stasiun Papar. Meski hanya berstatus stasiun kelas tiga, Stasiun Papar memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas pelajar dan masyarakat umum di kawasan tersebut," imbuh Rokhmad Makin Zainul.
Selanjutnya, di antara jalur Stasiun Tulungagung – Ngunut, penumpang akan dimanjakan dengan latar Gunung Budeg, persawahan hijau, serta sistem irigasi tradisional yang mengaliri area pertanian selepas Sumbergempol. Jalur ini sangat cocok bagi penggemar fotografi yang ingin menangkap momen-momen indah selama perjalanan.
"Disini bagi penumpang yang hendak menjelajah Tulungagung, tersedia destinasi wisata seperti Waduk Wonorejo. Sepanjang perjalanan menuju ke sana, banyak terdapat tempat makan dengan desain tradisional joglo yang menyajikan kuliner khas daerah, seperti jenang Lasimun. Juga tak ketinggalan, berbagai coffee shop dengan pemandangan terasering persawahan juga menjadi daya tarik tersendiri," jelasnya.
Lebih jauh, Rokhmad Makin Zainul, juga menyampaikan bahwa beberapa lintasan bahkan melintasi jembatan kereta di atas Sungai Brantas dan anak Sungai Bengawan Solo (Bengawan Madiun), menyajikan pemandangan yang dramatis dan jarang ditemukan di moda transportasi lainnya.
Selain itu, satu momen unik lainnya adalah ketika KA mendekati atau memasuki Stasiun Madiun, penumpang akan melewati kompleks pabrik kereta PT INKA, satu-satunya produsen kereta api di Indonesia. Tak jarang, rangkaian kereta baru terlihat terparkir di jalur tersebut, menjadi pemandangan menarik bagi para pecinta kereta api.
“Dengan perjalanan yang terus mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu, serta diperkaya dengan suguhan pemandangan alam yang indah, kami berharap pengalaman ini menjadi kenangan manis yang membuat pelanggan terus memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan mereka," tandasnya. (Jhon Mongaz)
Prev Article
Antisipasi Curah Hujan Yang Tinggi Pemdes Sambirejo Membangun Drainase
Next Article
Respon Cepat TNI -POLRI Evakuasi Pohon Tumbang Di Jalur Wisata Ngebel