Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Mantan Tukang Cukur di Sampang Bangun Jalan Desa Pakai Uang Pribadi Rp 2,8 Miliar

Sampang | bratapos.com - Sosok Mat Yasin (37), warga Desa Madulang, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah aksi dermawannya membangun infrastruktur desa menggunakan dana pribadi mencapai Rp 2,8 miliar.

Pria kelahiran 1988 itu dulunya hanya seorang tukang cukur rambut dan penjual kasur kapuk keliling. Namun, berkat kerja keras dan ketekunannya, Mat Yasin kini dikenal sebagai pengusaha sukses yang peduli terhadap pembangunan kampung halamannya.

BACA JUGA : Pembinaan Wahidiyah DI Hongkong : Kanjeng Romo Kyai Abdul Majid Ali Fikri RA Bangkitkan Semangat Juang Pengamal

Dari uang hasil jerih payahnya, ia mengucurkan lebih dari Rp 2 miliar untuk membangun jalan desa beraspal lengkap dengan alat berat yang ia datangkan sendiri. Tak berhenti di situ, Mat Yasin juga membangun tembok penahan tanah (TPT) atau plengsengan sepanjang 400 meter guna memperkuat struktur jalan agar tidak mudah longsor.

Sebagai wujud kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat, Mat Yasin turut membangun jaringan listrik desa dengan mendirikan ratusan tiang listrik yang menjangkau tiga desa sekaligus, menelan biaya pribadi sekitar Rp 800 juta.

Aksi sosial tersebut menjadi bukti nyata bahwa kemajuan desa tidak selalu harus menunggu bantuan pemerintah. Dengan semangat gotong royong dan niat tulus membangun daerah, Mat Yasin menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari satu orang yang berani berbuat.

“Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi? Ini kampung saya, dan saya ingin melihatnya maju,” ujar Mat Yasin singkat saat ditemui warga di lokasi pembangunan.

Kisah Mat Yasin kini menjadi inspirasi bagi banyak orang, bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari harta, tetapi dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada sesama. Witnyo

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Atlet IPSI Empat Lawang Diduga Dicurangi dalam Porprov XV Musi Banyuasin, KONI Empat Lawang Kecewa
Next Article
Kapolresta Banyuwangi Hadir Langsung Dukung Semarak Kejurprov Bola Voli U-19 Jatim 2025

Related to this topic:

Be the first to write a comment.