Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Kelenger Tertimpa Banner, Perangkat Desa Ini Dilarikan Ke Puskesmas

BACA JUGA : Juru Lamadjang Tetapkan Tokoh Berpengaruh, Nama Kombes Arsal Sahban Jadi Anomali

Probolinggo//Bratapos.com, Sukriyanto Sekretaris desa Puspan dan Suhat Kepala Dusun Jatikandang desa Puspan tidak sadarkan diri dan harus diantar ke puskesmas Maron untuk mendapatkan perawatan setelah kepalanya tertimpa banner besar milik pasangan Capres no urut 3 dan 1 yang berdempetan. Kejadian ini terjadi di desa Brani Kulon kecamatan Maron. Senin, 15/01/2024.

Kejadian bermula pada hari Sabtu 13/01, Sukriyanto mendapat mandat dari Umar Kepala Desa Puspan ke desa Brani Wetan untuk mengurus beberapa dokumen bersama Suhat.

Sepulang dari kantor desa Brani Wetan dalam jarak sekitar 1 km dari kantor desa Brani Wetan, tiba-tiba Sukriyanto bercerita merasa gelap dan tidak sadarkan diri karena tertimpa kayu banner yang tiba-tiba roboh menimpanya. Setelah itu mereka ditolong oleh warga setempat dan diantar ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

Umar Kades Puspan berkomentar menyoroti kejadian tersebut karena tidak ada tanggung jawab ataupun perhatian dari pihak pemasang banner ataupun tim sukses mereka.

"Mohon maaf sebelumnya, dimohon para relawan kalau pasang bener dari partai atau pasangan cawapres mohon ijin dulu sama pemerintahan desa, biar bisa dipertanggung-jawabkan kalau ada sesuatu", ungkapnya.

"Mohon maaf sebelumnya ini menimpa kepada perangkat saya ada banner salah satu pasangan nomer urut 1 dan 3 yg berdempetan roboh menimpa perangkat saya, tapi sampai saat ini gak ada respon dari tim partai dan pasangan cawapres yang pasang banner", katanya.

"Saya sudah melapor ke Panwaslu Kecamatan Maron karena saya tidak tahu kemana akan menuntut ganti rugi untuk perangkat saya, namun sampai hari ini (Senin, 15/01)", tegasnya lagi.

Sukriyanto menyampaikan jika Suhat terluka lebih parah di kepalanya karena Suhat yang mengemudi.

Media menyampaikan hal ini kepada Tola Edy Komisioner Bawaslu Kabupaten Probolinggo yang sedang dalam perjalanan ke Surabaya untuk meminta klarifikasi melalui pesan WhatsApp.

"Terkait titik pemasangan, tentunya PPK dan PPS sudah mensosialisasikan kepada para tim atau relawan", jawabnya melalui pesan WhatsApp.

Reporter: Wahyu

Editor Publisher: Shelor

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Lomba Senam Di Ikuti Komunitas Senam se Dasana Indah, Di Suport Dewan H Nawa Said Dimyati
Next Article
Dandim 0716/Demak Ingatkan Anggota untuk Menjaga Netralitas TNI pada Pemilu 2024

Related to this topic:

Be the first to write a comment.