Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Hari Kesadaran Nasional, Wabup Mujiono Tegaskan ASN Banyuwangi Harus Lebih Gesit dan Berdampak

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menegaskan pentingnya penguatan komitmen pengabdian aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah yang kian kompleks. Hal itu disampaikannya saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Senin (19/1/2025).

Upacara tersebut diikuti sekitar 800 ASN Pemkab Banyuwangi, baik yang hadir langsung maupun yang mengikuti secara daring dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

BACA JUGA : Penyerahan SK Ranting Desa Kadu limus Pencak Silat Pusaka Titisan Banten, Berjalan Hikmad

Dalam amanatnya, Mujiono menekankan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai penggerak utama birokrasi, sekaligus garda terdepan dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, pemerintahan yang bersih, dan pembangunan yang berkeadilan.

“Momentum Hari Kesadaran Nasional ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperkuat komitmen sebagai abdi negara. Banyuwangi harus terus melaju, dan birokrasi harus menjadi motor penggeraknya,” tegas Mujiono.

Mujiono mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak semakin ringan, terlebih dengan diterapkannya kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat. Kondisi tersebut menuntut ASN untuk tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja lebih cerdas dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Tidak cukup hanya rajin dan disiplin. ASN harus gesit, adaptif, dan berorientasi hasil. Setiap program harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar kolaborasi lintas OPD terus diperkuat, terutama dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan. Menurutnya, setiap kebijakan harus semakin tajam sasaran, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi inklusif.

“Setiap rupiah anggaran harus jelas kontribusinya. Perencanaan tidak boleh seremonial, tetapi harus betul-betul menjawab persoalan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mujiono juga mengajak seluruh ASN untuk terus bersinergi mendukung target-target strategis Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, salah satunya dalam penanganan kemiskinan.

Ia mencontohkan Program Banyuwangi Berbagi, yang rutin digelar setiap bulan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dan ASN terhadap warga kurang mampu.

“Kami berharap ASN bisa terus bergotong royong dan menjadi bagian dari solusi. Program-program sosial seperti Banyuwangi Berbagi harus kita sukseskan bersama,” pungkasnya.

Melalui peringatan Hari Kesadaran Nasional ini, Pemkab Banyuwangi berharap semangat pengabdian ASN semakin menguat, seiring komitmen untuk menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, dan berpihak pada kepentingan rakyat. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp 3,9 Triliun di 2025, Produk Lokal Menjangkau 80 Negara Dunia
Next Article
Kompol Toni Irawan Pamit dari Polresta Banyuwangi, Resmi Jabat Wakapolres Situbondo

Related to this topic:

Be the first to write a comment.