Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Group Reyog Kencana Dewi Hotel Siap Tampil Di FNRP XXX 2025. Sugiri Heru Sangoko : Ini Bukan Soal Panggung, Tapi Bentuk Komitmen Dan Tanggung Jawab Pelaku Usaha Menjaga Warisan Budaya Asli Ponorogo.

PONOROGO II bratapos.com - Group Reyog Kencana Dewi Hotel. Group yang di nahkodai Sugiri Heru Sangoko ini memastikan siap tampil dalam Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXX Tahun 2025. Dan akan tampil di Panggung Utama Aloon-Aloon Ponorogo. Di sesi ke 4 (empat) dari 42 peserta. Senin, (23/06/2025) besok.

 Heru Sangoko menargetkan bisa mempertahankan prestasi tahun lalu yang berhasil meraih juara ketiga dalam Festival FNRP tahun 2024 lalu.

BACA JUGA : 394 Tahun Kabupaten Tangerang: HARMONI DALAM KEBHINEKAAN

“Kami berlatih enam (6) hari dalam seminggu. Tahun lalu kami berhasil meraih juara 3, harapan kami bisa mempertahankan posisi, syukur-syukur bisa naik peringkat,” ujar Sugiri Heru Sangoko saat ditemui awak media, Sabtu, (21/6/2025).

Ia menilai kompetisi tahun ini akan berlangsung sangat ketat karena jumlah peserta meningkat dan kualitas penampilan masing-masing grup semakin baik.

“Persaingan tahun ini jelas lebih berat, tapi kami tidak takut. Justru itu jadi penyemangat untuk tampil maksimal,”ungkapnya.

Heru juga menyampaikan bahwa, Semangat melestarikan budaya Reyog terus dikobarkan, latihan intensif sudah dilakukan sejak tiga (3) bulan terakhir. Meski banyak tantangan, seperti waktu latihan yang terbatas dan tenaga yang harus dibagi dengan aktivitas lain, Heru menyebut semangat gotong royong dan kekompakan jadi penopang utama. Meskipun berasal dari sektor usaha perhotelan, Sugiri Heru Sangoko dan tim menunjukkan keseriusan tinggi dalam menjaga eksistensi budaya lokal.

“Kami ingin membuktikan bahwa dunia usaha pun bisa ikut menjaga tradisi. Bukan cuma menggerakkan ekonomi, tapi juga ikut melestarikan seni dan budaya Reyog yang merupakan Ikon Ponorogo,” ucapnya.

Partisipasi Group Kencana Dewi Hotel di FNRP XXX tahun ini bukan hanya ajang unjuk kebolehan, kecintaanya terhadap budaya asli Ponorogo juga sangat kuat, ini merupakan simbol komitmen dari pelaku usaha yang ikut menjaga dan melestarikan seni budaya Reyog Ponorogo.

"Kalau tidak ada cinta pada Reyog, tidak mungkin kami bisa sampai di titik ini. Ini bukan soal panggung saja, tapi soal tanggung jawab menjaga warisan budaya asli Ponorogo,” pungkasnya. (Jaya)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Tebing Longsor Di Jalan Lingkar Telaga Ngebel, Dua Orang Tertimpa Saat Melintas
Next Article
Penangguhan Penahanan Pengeroyok Eks Dosen UMMAD Tuai Sorotan, Kuasa Hukum Duga Intervensi PDM

Related to this topic:

Be the first to write a comment.