Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Gerakan Belanja Tanggal Cantik, Bupati Ipuk Instruksikan Pakai Aplikasi Ojol

BANYUWANGI || Bratapos.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menggulirkan Gerakan Belanja Tanggal Cantik yang dilaksanakan setiap tanggal kembar dalam kalender. Pada edisi Selasa (9/9/2025), Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan instruksi khusus, setiap pesanan belanja diarahkan melalui aplikasi ojek online (ojol).

Instruksi ini bukan tanpa alasan. Ipuk menegaskan bahwa pemanfaatan layanan antar-jemput daring seperti Gojek, Grab, Maxim, hingga transportasi online lokal, merupakan bentuk dukungan nyata bagi para driver ojol di tengah meningkatnya kebutuhan ekonomi.

BACA JUGA : Hari Bhayangkara ke-80: Dr. Zaibi Susanto Ajak Polri Wujudkan Tema "Polri untuk Masyarakat" Lewat Keadilan yang Dirasa, Bukan Sekadar Ditegakkan*

“Gerakan belanja ini tidak hanya menggerakkan UMKM, warung rakyat, dan membantu warga miskin, tapi juga menambah orderan bagi para driver ojol yang menjadi bagian dari roda ekonomi rakyat,” ujar Ipuk.

Gerakan ini melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMN, BUMD, hingga kalangan pelaku usaha di Banyuwangi. Belanja yang dilakukan kemudian didistribusikan untuk warga kurang mampu yang masuk dalam database Unit Gawat Darurat (UGD) Kemiskinan Banyuwangi.

Salah satu driver Gojek, Riyan, merasakan langsung dampaknya. Sejak pagi, ia mengaku menerima banyak orderan, mulai dari GoSend hingga GoFood.

“Alhamdulillah, sejak pagi ramai sekali. Banyak pesanan belanja kebutuhan pokok, seperti beras, gula, telur, minyak, dan lain-lain. Ini sangat membantu kami,” ungkap Riyan.

Sejak pertama kali digulirkan pada April 2021, Gerakan Belanja Tanggal Cantik telah menjadi agenda rutin setiap bulan, misalnya 1 Januari (1/1), 2 Februari (2/2), hingga seterusnya. Selain menjadi ajang berbagi, langkah ini terbukti efektif dalam menggeliatkan ekonomi lokal di tingkat bawah.

Ipuk menambahkan, gerakan ini merupakan pelengkap berbagai program pro-rakyat miskin yang telah dijalankan Pemkab Banyuwangi. Di antaranya program Banyuwangi Berbagi, yang mengkolaborasikan banyak pihak untuk membantu ribuan warga pra sejahtera.

Selain bantuan sosial, Pemkab juga menggulirkan beragam program afirmatif untuk mengerek ekonomi rakyat. Misalnya, bantuan alat usaha dan pelatihan, program Warung Naik Kelas untuk memberdayakan warung tradisional, hingga Kanggo Riko, bantuan stimulus usaha bagi perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.

“Prinsip kami jelas, pembangunan harus dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, terutama warga kecil. Gerakan tanggal cantik hanyalah salah satu cara sederhana namun berdampak, untuk terus menghidupkan gotong royong dan menggerakkan ekonomi rakyat,” pungkas Ipuk. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Rekrutmen Perangkat Desa Banget Berjalan Lancar, Hendra Kurniawan Terpilih sebagai Kaur Tata Usaha dan Umum
Next Article
SDN 3 Pancor Lombok Timur Dapat Makanan Diluar Batas Kenikmatan Alias Basi

Related to this topic:

Be the first to write a comment.