Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

GenRun Banyuwangi 2026 Gaet 1.400 Pelari Lintas Daerah, Sport Tourism Lokal Kian Bergeliat

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Semangat sport tourism di Banyuwangi kembali bergelora. Sebanyak 1.400 pelari dari berbagai daerah memadati Kecamatan Genteng dalam ajang GenRun Banyuwangi 2026, sebuah event lari berbasis komunitas yang sukses menyedot antusiasme peserta lintas wilayah, Minggu (11/1/2026).

Tak hanya diikuti pelari lokal, ajang ini juga diikuti peserta dari Surabaya, Jember, Situbondo, hingga Bondowoso, menegaskan posisi Banyuwangi sebagai salah satu destinasi unggulan sport tourism di Jawa Timur.

BACA JUGA : El Zeds FC Juara 1 Soeratin CUP U13 Kecamatan Kelapa Dua Siap Dukung

Event GenRun secara resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah Banyuwangi, Guntur Priambodo, dari garis start di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Genteng. Ribuan peserta tampak antusias mengikuti lomba yang dikemas dengan konsep kompetisi sekaligus rekreasi.

“Ini event yang sangat keren karena lahir dari inisiatif komunitas lari lokal. GenRun menjadi bukti bahwa sport tourism Banyuwangi tidak hanya digerakkan pemerintah, tapi juga tumbuh dari partisipasi masyarakat,” ujar Guntur.

Menurut Guntur, olahraga lari kini telah berkembang menjadi gaya hidup dan budaya baru, khususnya di kalangan generasi muda. Ia optimistis tren positif ini akan melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah.

“Dari komunitas pelari ini, saya berharap akan tumbuh bibit-bibit atlet Banyuwangi yang berprestasi, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional hingga internasional,” tegasnya.

Pemkab Banyuwangi, lanjut Guntur, terus mendorong penguatan sport tourism melalui berbagai agenda unggulan seperti Duathlon Banyuwangi, Night Run, hingga Ijen Trail Run, yang terbukti mampu menggerakkan sektor pariwisata sekaligus ekonomi lokal.

Sementara itu, Ketua Panitia GenRun Banyuwangi, Yetty Rea, menyampaikan bahwa event ini merupakan penyelenggaraan perdana yang digagas oleh Genteng Running Community, komunitas lari yang telah berdiri selama satu tahun dan rutin menggelar latihan bersama.

“Animo peserta luar biasa. Dari target awal, tercatat 1.400 peserta resmi terdaftar, datang dari Banyuwangi dan sejumlah daerah di Jawa Timur,” jelas Yetty.

GenRun mempertandingkan dua kategori, yakni umum dan pelajar, dengan jarak tempuh 6 kilometer. Seluruh peserta mengambil start dan finish di RTH Kecamatan Genteng, dengan rute yang menyuguhkan suasana kawasan perkotaan sekaligus nuansa kebersamaan.

Ke depan, panitia menargetkan GenRun Banyuwangi menjadi agenda tahunan yang masuk kalender sport tourism daerah.

“Kami ingin GenRun menjadi event rutin tahunan dan ikon sport tourism Kecamatan Genteng, sekaligus wadah pembinaan pelari-pelari muda Banyuwangi,” pungkasnya. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Pisah Sambut Kapolresta Banyuwangi, Bupati Ipuk Apresiasi Kepemimpinan Humanis Kombes Pol Rama
Next Article
Pengunjung TWA Kawah Ijen Dibatasi 2.000 Orang per Hari, Ini Alasan dan Data Kunjungannya

Related to this topic:

Be the first to write a comment.