Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

DPRD Buru Respon Baik Demo Tolak 10 Koperasi Oleh HMI dan IMM

Kab. Buru | bratapos.com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Namlea dan Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Cabang Buru melakukan aksi damai di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Buru. 

Aksi damai itu terkait penolakan 10 Koperasi yang akan beroperasi di tambang emas gunung Botak.

BACA JUGA : Hari Pertama Menjabat, Sekda Banyuwangi Koordinasi Inspektorat Perkuat Akuntabilitas Pemerintahan

Massa aksi yang berjumlah kurang lebih 30 orang itu di temui oleh Ketua DPRD Buru Bambang Lang Lang Buana dan Dan Sekertaris Dewan Hadi. 

Pertemuan antara massa aksi dengan pimpinan DPRD  berlangsung di Ruang rapat DPRD Buru, pada Senin (5/5). 

Ketua DPRD Babang lang lang Buana merespon dengan baik aspirasi yang di smapaikan oleh ade ade HMI dan IMM. 

Kemudian itu, DPRD juga akan mengecek 10 dokumen koperasi terkait dengan perijinan. 
Baik itu perijinan Koperasi maupun IPRIPR,"Kata Bambang. 

Dalam kesempatan itu Ketua HMI Abdula Fatcey mangatan, respon yang baik juga di sampaikan oleh ketua DPRD Buru terkait aksi mereka. 

Bahwa mereka akan mengawal persoalan ini karena tambang emas gunung botak itu suda pernah di lelang dan  ada Wilayah Usaha Ijin Pertambangan WIUP lalu pemerintah Provinsi mengeluarkan Ijin Usaha Pertambangan IPR ini berarti telah terjadi tumpang tindih perijinan,"Pungkas Abdulah. 

Olehnya itu, Pemerintah Provinsi harus pertagungjawab atas kegaduahan koperasi yang saat ini terjadi. 

Hal yang sama, juga di sampaikan oleh Ketua Cabang IMM Kadafid Alkatiri, bahwa Kadis ESDM Provinsi dan Asisten ll Provinsi Kasrul selang harus pertangung jawab terkait persaolan ini, karena stekmen mereka berdua yang buat kegaduhan di negeri Bupolo terkait legalitas IPR. 

HMI dan IMM mendukung Perusahan yang sudah menang lelang untuk ambil alih tambang gunung botak dan menolak koperasi,"Ungkap ke dua pimpinan cabang. Sarbin

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Pemkab Ponorogo Serahkan Bantuan Alat Kesehatan Bagi Pesantren Sehat
Next Article
Ketua DPRD Buru Hadiri Peresmian Air Bersih Oleh Danrem 151/Binaiya Di Desa Jamilu

Related to this topic:

Be the first to write a comment.