Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Diundang Langsung Ketum PBNU, Gubernur DIY Sanggupi Hadir Harlah NU

YOGYAKARTA || Bratapos.com - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyanggupi untuk ikut hadir pada peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-101 yang akan diadakan di DIY. Harlah NU ke-101 rencananya akan di adakah di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta pada 31 Januari 2024 mendatang.

BACA JUGA : 394 Tahun Kabupaten Tangerang: HARMONI DALAM KEBHINEKAAN

Kehadiran Sri Sultan pada Harlah NU ke-101 ini dinyatakan langsung oleh Sri Sultan dalam pertemuan bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Senin (29/01/24).

“Saya dapat undangan besok hari Rabu, untuk hadir. Ada dua undangan, untuk peresmian (gedung) dan Harlah, di mana Bapak Presiden (RI) juga hadir,” kata Sri Sultan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staqouf mengatakan, kedatangannya bersama jajaran PBNU kali ini bertujuan untuk sowan kepada Gubernur DIY sekaligus mengundang secara langsung dalam peringatan Harlah NU ke-101.

Selain itu, akan dilakukan pula peresmian gedung UNU dan sebagai penanda dimulainya pembangunan gedung yang baru di atas lahan yang merupakan pemberian bantuan dari Sri Sultan.

“Kami tentu berterima kasih atas lahan yang diberikan oleh Ngarsa Dalem untuk UNU. Dan alhamdulillah sekarang di UNU kegiatan studi sudah berjalan dengan baik. Dan kita harapkan UNU Yogyakarta di masa depan akan menjadi semacam percontohan bagi jaringan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Gus Yahya, sapaan akrabnya, juga menegaskan, PBNU sebagai organisasi atau lembaga akan menjalankan fungsi dan perannya dengan ikut meniru Sri Sultan Hamengku Buwono X di tengah suasana perpolitikan saat ini. PBNU hingga saat ini selalu berupaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“PBNU sejak awal telah menyatakan bahwa kami tidak terlibat dalam dukung mendukung. Kami akan berupaya menjalankan peran meniru Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X, menjaga kebersamaan masyarakat,” imbuhnya. (Arifin)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Bersama Wapres RI, Pj Gubernur Jateng Luncurkan Program Kampus Multikultural STAI Al Hidayat
Next Article
Cabuli Anak di Bawah Umur, Oknum Guru di Boja Diamankan Sat Reskrim Polres Kendal

Related to this topic:

Be the first to write a comment.