Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Balik Gratis Pascamudik, Kemenhub dan Pemkot Madiun Sediakan 15 Bus ke Jabodetabek dan Surabaya

Kota Madiun || Bratapos.com - Setelah momentum mudik Lebaran, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) kembali meluncurkan layanan balik gratis bagi masyarakat. Program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan transportasi yang aman dan nyaman bagi warga yang kembali ke kota asal.

Inisiatif tersebut juga bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan sepeda motor. Dengan memberikan alternatif transportasi massal yang lebih layak, pemerintah berharap angka kecelakaan di jalan raya dapat ditekan secara signifikan selama arus balik Lebaran.

BACA JUGA : Maling Getah Ojol Ketangkap Warga Dan Di Hajar

Di Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Sabtu (5/4/2025) pagi, sebanyak 10 unit bus balik gratis telah disiapkan untuk mengangkut sekitar 500 orang kembali ke wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). 

Prosesi pemberangkatan dilakukan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, bersama Amirulloh, Direktur Sarana Transportasi Jalan Ditjen Hubdat, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Madiun.

“Dengan program ini, kami bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan balik dengan selamat. Kami juga terus mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh demi keselamatan bersama,” jelas Amirulloh dalam keterangannya.

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi kepada para awak media mengatakan sangat mengapresiasi terhadap inisiatif Kemenhub. 

Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya mereka yang memiliki penghasilan terbatas namun tetap ingin pulang kampung dan kembali ke perantauan tepat waktu.

“Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, program ini sangat menolong. Mereka bisa berkumpul dengan keluarga di Madiun dan kembali ke tempat kerja tanpa terlambat,” ujarnya.

Lebih jauh, WaliKota Maidi juga menambahkan bahwa tak hanya mengandalkan program dari pusat, Pemerintah Kota Madiun juga turut berkontribusi dengan menyiapkan 5 unit bus tambahan untuk melayani warga yang hendak kembali ke kota-kota besar lainnya, seperti Surabaya. 

Bus tambahan tersebut merupakan bagian dari layanan transportasi yang difasilitasi oleh Dinas Perhubungan Kota Madiun, yang telah melakukan proses pendaftaran dan pendataan peserta sebelumnya.

“Pemerintah Kota hadir untuk warganya. Jadi selain program dari Kemenhub, kami juga siapkan 5 bus tambahan. Tujuannya agar masyarakat dapat kembali dengan lancar dan aman ke kota tujuan masing-masing,” pungkas Wali Kota Maidi.

Secara nasional, program balik gratis dari Kementerian Perhubungan ini mencakup 9 kota besar, termasuk Kota Madiun, dan diperkirakan akan mengangkut total 21.535 penumpang kembali ke daerah perantauan.

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Kader Partai Demokrat Abang Ijo Hapidin Tidak Beretika Didalam Berpolitik
Next Article
Lonjakan Penumpang Kereta Api di Daop 7 Madiun Selama Libur Lebaran 2025, Capai 187 Ribu Orang

Related to this topic:

Be the first to write a comment.