Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

14 Ribu Struk Masuk Sipundiwangi, Warga Banyuwangi Bawa Pulang Motor hingga Paket Umroh

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Program Pengundian Sistem Pelaksanaan Undian Pajak Daerah Banyuwangi (Sipundiwangi) Tahap 2 Tahun 2026 kembali menarik partisipasi masyarakat. Sebanyak 14 ribu struk transaksi terkumpul dan berkesempatan memenangkan berbagai hadiah, mulai sepeda motor hingga paket umroh.

Pengundian Sipundiwangi tersebut berlangsung di arena Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani, Banyuwangi, Minggu (4/10/2026) pagi.

BACA JUGA : HUT ke-81 TNI, BPP PERADIN: TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat

Dari total 14 ribu struk yang masuk, sekitar 12 ribu struk berasal dari transaksi makanan dan minuman di warung makan maupun restoran lokal. Sementara sekitar 2.000 struk lainnya berasal dari transaksi perhotelan dan homestay di Banyuwangi.

Dari ribuan struk tersebut, sebanyak 44 orang ditetapkan sebagai pemenang dengan berbagai kategori hadiah. Hadiah yang disiapkan Pemkab Banyuwangi antara lain paket umroh, sepeda motor, iPhone, Samsung Galaxy, televisi, mesin cuci, kulkas, sepeda gunung dan sejumlah hadiah lainnya.

Program Sipundiwangi sendiri merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mendorong masyarakat agar turut berpartisipasi dalam pembayaran pajak daerah sekaligus meningkatkan kesadaran untuk meminta dan mengunggah struk transaksi sesuai ketentuan program.

Transaksi yang masuk dalam program tersebut berasal dari sejumlah sektor pajak daerah, di antaranya Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan/atau minuman, PBJT perhotelan, serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Salah satu keberuntungan datang kepada Mohammad Awang Nuryaddin, warga Kecamatan Purwoharjo yang sehari-hari berprofesi sebagai guru agama di SMPN 1 Cluring. Namanya keluar sebagai salah satu pemenang hadiah paket umroh.

Awang mengaku selama ini rutin mengunggah struk pembayaran setelah makan di sejumlah rumah makan dan restoran di Banyuwangi. Kebiasaan tersebut awalnya dilakukan sebagai bentuk partisipasi dalam program Sipundiwangi, tanpa menyangka akhirnya membawanya mendapatkan hadiah bernilai besar.

“Tidak nyangka, Alhamdulillah sangat bersyukur bisa dapat hadiah umroh,” kata Awang.

Keberuntungan serupa dirasakan Arum Sulistyowati, yang memenangkan sepeda motor Honda Beat. Ia mengaku juga terbiasa mengunggah struk transaksi setiap kali makan di restoran.

“Saya sering upload struk setelah makan di restoran. Alhamdulillah, dapat sepeda motor, mau saya pakai sendiri buat kerja,” ujarnya.

Sementara dari kategori pajak hotel, Putri Indah Ekasari berhasil memenangkan hadiah iPhone. Menariknya, Putri masih berada di sekitar kawasan CFD ketika panitia menghubunginya dan memberitahukan bahwa dirinya menjadi salah satu pemenang.

“Mimpi apa saya semalam, terima kasih Pemkab Banyuwangi,” ujar Putri.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam program Sipundiwangi.

Menurutnya, setiap transaksi masyarakat di sektor makanan, minuman, hotel maupun homestay memiliki keterkaitan dengan penerimaan pajak daerah yang pada akhirnya menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah.

“Di setiap struk pembayaran yang Bapak Ibu bayar terdapat sumbangsih terhadap pembangunan. Kami atas nama Pemkab Banyuwangi menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi tersebut,” kata Ipuk.

Ipuk menilai tingginya jumlah struk yang terkumpul menunjukkan adanya partisipasi masyarakat dalam mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah.

Aktivitas sederhana seperti makan di warung atau restoran lokal hingga menginap di hotel dan homestay, kata dia, tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga turut memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Melalui Sipundiwangi, Pemkab Banyuwangi berupaya membangun pola partisipasi yang lebih aktif. Masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga didorong untuk memastikan transaksi tercatat melalui struk yang kemudian dapat diikutsertakan dalam program undian.

Dengan terkumpulnya 14 ribu struk pada Sipundiwangi Tahap 2 Tahun 2026, program tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana insentif hadiah digunakan untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak daerah.

Bagi para pemenang, undian tersebut menjadi keberuntungan. Namun bagi pemerintah daerah, partisipasi ribuan masyarakat melalui struk transaksi menjadi bagian dari upaya memperkuat basis penerimaan pajak yang kembali digunakan untuk menopang pembangunan Banyuwangi. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Dibalik Kemeriahan Karnival Sukorejo Malang, Terdapat Dana Support Ratusan Juta
Next Article
Penyerahan SK Ranting Desa Kadu limus Pencak Silat Pusaka Titisan Banten, Berjalan Hikmad

Related to this topic:

Be the first to write a comment.