Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Tim MADAS NU DPK Kamal Kunjungi SMPN 1 Kamal, Soroti Dugaan Ketidakwajaran Pengelolaan Dana BOS

Bangkalan || bratapos.com -Tim dari KSB DPK MADAS NUSANTARA Kamal bersama media melakukan kunjungan ke SMP Negeri 1 Kamal guna meminta klarifikasi atas sejumlah informasi yang berkembang di kalangan wali murid dan masyarakat.

Rombongan dipimpin oleh Ketua Kamal, didampingi oleh Sekretaris Jari, Bendahara Indra Lesmana, dan Imam Samsukdin. Mereka diterima oleh Humas sekolah, Muyasaroh, lantaran kepala sekolah sedang berada di luar daerah.

BACA JUGA : K3TK Pulau Kundur Luncurkan KLIK TK, Kadis Pendidikan Apresiasi Upaya Penguatan Tata Kelola PAUD

Dalam keterangannya, Muyasaroh membenarkan adanya rumor yang beredar terkait penggunaan Dana BOS dan kebijakan pengangkatan honorer PTT dan GTT. Diketahui, anggaran untuk PTT dan GTT dari Dana BOS disebut-sebut mencapai angka Rp23 juta—jumlah yang dinilai cukup fantastis.

Sementara itu, dana BOS yang diterima sekolah dilaporkan berkisar Rp81 juta. Ironisnya, menurut informasi yang diterima MADAS NU, pengelolaan dana tersebut mengalami defisit sekitar Rp20 juta pada bulan ini. Padahal, sesuai aturan, alokasi belanja pegawai dari dana BOS seharusnya tidak melebihi 20 persen dari total dana yang diterima.

Dalam investigasi terpisah, sumber yang tidak ingin disebutkan namanya menyebut bahwa terdapat seorang ASN (Tut R) yang diduga telah pensiun, namun masih terlibat dalam aktivitas sekolah. Ia juga dilaporkan ke SPKT pada 19 Desember 2024 atas dugaan keterlibatan dalam meloloskan nama fiktif dalam seleksi PPPK.

Menanggapi hal ini, perwakilan MADAS NU menegaskan bahwa kunjungan mereka bukan untuk menghakimi, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap transparansi dan tata kelola lembaga pendidikan. “Kami datang untuk mengingatkan dan berharap agar ke depan SMPN 1 Kamal menjadi lebih baik,” tutupya. (ags P)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
19 Orang PKL Jalani Sidang Tipiring
Next Article
Di Duga Pavingisasi Desa Kramatjegu Kecamatan Taman Untungkan PJ Kepala Desa Puluhan Juta

Related to this topic:

Be the first to write a comment.