SITUBONDO, BRATAPOS.com — Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali menggema di pesisir utara Situbondo. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025, yang mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”, Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Jangkar di bawah jajaran Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi bersinergi dengan Koramil 0823/09 Jangkar menggelar kegiatan Jalan Sehat, Bazar UMKM, dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Bumdes Jangkar Bersinar, Jalan Pelabuhan Jangkar, Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Situbondo, pada Minggu (12/10/2025) pagi, menjadi magnet bagi ratusan warga yang tumpah ruah memeriahkan suasana. Sekitar 700 peserta dari unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, komunitas maritim, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum ikut ambil bagian dalam kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, S.Pd.I, didampingi unsur Forkopimka Jangkar.
BACA JUGA :
HUT ke-81 TNI, BPP PERADIN: TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat
Selain jalan sehat, warga menikmati berbagai kegiatan sosial seperti pemeriksaan kesehatan gratis, bazzar produk unggulan UMKM lokal, serta hiburan musik akustik yang menambah semarak kebersamaan. Sebagai penutup, panitia membagikan doorprize menarik kepada peserta yang beruntung.
Komandan Pos TNI AL (Danposal) Jangkar, Letda Laut (P) Aditya Arief Pratama, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk perayaan seremonial, tetapi juga wujud nyata sinergi dan kepedulian TNI kepada masyarakat pesisir.
“Kami ingin momentum HUT TNI ke-80 ini tidak hanya dirasakan oleh prajurit, tetapi juga oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui jalan sehat, pemeriksaan kesehatan, dan bazzar UMKM, masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran TNI di tengah mereka,” ujar Danposal Jangkar.
Letda Laut (P) Aditya menambahkan, kegiatan sosial seperti ini menjadi sarana memperkuat hubungan emosional dan kedekatan antara prajurit dan masyarakat pesisir, yang memiliki peran vital dalam sektor kemaritiman.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi dan kesehatan. Itulah makna sejati dari semangat ‘TNI Rakyat, Indonesia Maju’,” imbuhnya.
Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi tinggi atas kiprah TNI yang tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. TNI tidak hanya kuat di medan tugas, tetapi juga menjadi teladan dalam kepedulian sosial. Kehadiran mereka di tengah masyarakat seperti ini memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di Situbondo,” ungkap Ulfiyah.
Menanggapi kegiatan yang digelar Posal Jangkar, Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., menilai bahwa kegiatan tersebut mencerminkan esensi sejati TNI sebagai tentara rakyat.
“TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan untuk rakyat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus mempererat silaturahmi dan kebersamaan dengan masyarakat. Jalan sehat menumbuhkan semangat hidup sehat, bazzar UMKM mendorong kemandirian ekonomi, dan pemeriksaan kesehatan gratis menjadi wujud kepedulian sosial kami,” ujar Danlanal.
Letkol Laut (P) Puji Santoso menegaskan bahwa tema besar “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju” bukan sekadar slogan, melainkan amanat bagi seluruh prajurit untuk terus menjaga profesionalisme dan relevansi peran TNI di tengah kehidupan rakyat.
“Kekuatan TNI tidak hanya diukur dari alutsista atau kemampuan tempur, tetapi juga dari seberapa dalam ia dicintai rakyat. Karena kemajuan bangsa hanya akan terwujud jika TNI dan rakyat berdiri dalam satu barisan,” tegasnya.
Sebagai bagian dari wilayah kerja Lanal Banyuwangi, Posal Jangkar memegang peran strategis dalam pembinaan potensi maritim di kawasan perairan utara Jawa Timur. Melalui pendekatan sosial dan kemasyarakatan, TNI AL terus berupaya memperkuat ketahanan wilayah pesisir, meningkatkan kesadaran bela negara, serta menumbuhkan ekonomi maritim berbasis masyarakat.
“Kami tidak hanya menjaga laut dari sisi pertahanan, tetapi juga membangun laut dari sisi kesejahteraan. Laut adalah masa depan bangsa, dan masyarakat pesisir adalah ujung tombaknya,” pungkas Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc.
Kegiatan di Posal Jangkar ini menjadi bukti bahwa kekuatan TNI tidak semata terletak pada kekuatan senjata, tetapi pada kekuatan hati dan pengabdian kepada rakyat. Dari pantai utara Situbondo, gema semangat “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju” mengalun sebagai simbol bahwa kemajuan Indonesia hanya dapat dibangun melalui sinergi, kedekatan, dan pengabdian tanpa batas antara TNI dan rakyatnya. (rag/bp-bwi)