Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Rawan Penyimpangan, Pekerjaan Rabat Beton Desa Kalangan Praoh Rusak Parah

Sampang || bratapos.com — Baru Dua Bulan selesai dikerjakan, rabat beton di desa Kalangan Praoh , Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang sudah mengalami kerusakan.pasalnya pekerjaan tersebut dianggap tidak transparan terkesan disembunyikan 

Fakta lapangan pembuktian, terpantau, Pada lokasi pekerjaan rabat beton sudah mengalami pecah, Ngelupas jadi debu. Selain itu, Pekerjaan Rabat Beton yang bersumber dari Dana Desa tahun 2025 tidak diketahui berapa besar anggaran karena tidak terpasang prasasti.

BACA JUGA : Resmi Launching: Maskot, Logo, dan Theme Song FORPROV II Kalbar 2026 Siap Guncang Kota Singkawang.

Penggunaan prasasti atau papan informasi sangatlah penting untuk anggaran pemerintah supaya masyarakat bisa turut serta mengawasi sebagai kontroling supaya tidak ada terjadinya indikasi penyimpangn dan tindak pidana korupsi 

Kualitas rabat beton yang dibangun menggunakan dana desa seringkali menjadi masalah, terutama jika rabat beton tersebut mengalami retak serta Ngelupas dalam waktu singkat setelah selesai dibangun. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk campuran yang tidak sesuai, kurangnya perawatan selama proses pengerasan, atau kondisi tanah yang tidak stabil. 

Warga sekitar lokasi dengan usia paruh baya yang sedang melintas saat dimintai tanggapan,singkat mengatakan “iya, baru selesai 2 bulan, ya gimana gak cepet rusak kalau campuran semennya lebih banyak pasirnya, katanya sembari tersenyum. 

Saya sebagai warga serta pengguna jalan ini merasa kecewa, jalan yang seharusnya jadi penumpang untuk warga yang melintas dan memajukan desa lebih baik tidak seperti apa yang diharapkan, ucapnya

Saya berharap kepada pihak yang pemdes membangun infrastruktur desa bukan hanya untuk pajangan sementara belum apa apa sudah rusak jangan terlalu banyak ambil untung karena dana desa bukan untuk memperkaya diri tapi bangun Desa lebih sejahtera, ujarnya dengan nada kecewa 

Saat di konfirmasi PJ kades Kalangan Praoh Iskandar Zulkarnain lebih memilih irit bicara pihaknya mengatakan," baru selesai dua bulan, nanti saya cek pak, katanya singkat. Pihaknya tidak ada keterbukaan terlihat berapa anggaran yang digunakan

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Mahasiswa KKN-T 08 Umsida Hadirkan Permainan Edukatif Memancing Huruf Hijaiyah
Next Article
Pemkab Banyuwangi Rutin Jemput Bola, Fasilitasi e-Pas Kecil Gratis untuk Nelayan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.