Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Misteri Kolam Renang Tewaskan Bocah SD

GROBOGAN || Bratapos.com - Seorang anak laki-laki IAW (12) tewas tenggelam di kolam renang Gugle Park Jatiharjo Dusun Mambung, Desa Jatiharjo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan pada Sabtu (27/01/24) sekira pukul 09.10 WIB.

BACA JUGA : Pimred BRATA POS MEDIA Dr. Zaibi Susanto Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur

AKP Siswanto, S.H. menyampaikan, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Panunggalan pada pukul 10.00 WIB oleh EAP (42), dengan saksi mata BS (50), S bin K (50), S bin R (44), GP (35).

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (27/01/24) sekira pukul 08.00 WIB. Saksi 1 (Pakde korban) bersama korban dan anaknya A mengantar saksi 3 (istrinya) ikut senam di Gugle Park Jatiharjo sekira pukul 09.00 WIB.

korban bersama A (anaknya saksi 1) mandi di kolam renang anak anak. Tidak lama kemudian, A berteriak-teriak sambil memangku korban di dalam kolam renang dengan berkata 'yah yah yah Izam'.

Mendengar kejadian tersebut, saksi 2 yang berada didekat lokasi kejadian saat bekerja mengecat pagar pintu masuk kolam langsung mendekati korban dan membantu mengangkat korban keatas kolam.

Dan korban sudah dalam keadaan lemas tidak bergerak. Setelah itu korban dibawa saksi 2 dan saksi 4 ke Klinik Kusuma Wardani Dusun Mambung Desa Jatiharjo.

Sesampainya di Klinik, setelah di cek dokter korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Tidak lama kemudian, petugas Polsek Panunggalan bersama Inafis Polres Grobogan datang ke Klinik Kusuma Wardani Mambung Jatiharjo untuk melakukan pemeriksaan terhadap mayat korban.

"Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban, diketahui dengan ciri-ciri : tinggi korban 153 cm, ditemukan busa yang keluar dari lubang hidung, busa bercampur air, mulut mengeluarkan air, lidah tergigit, ditemukan lebam mayat, pupil membesar (ciri-ciri kematian), diduga paru-paru korban dipenuhi air, tidak ada tanda tanda penganiayaan," ungkapnya.

Setelah dilakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) luas kolam 8X10 meter, tinggi kolam 60 cm, tinggi air kolam 48 cm.

"Orang tua korban sudah menerima atas musibah tersebut dan tidak akan menuntut ke pada siapapun," pungkasnya. (Arifin)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Pemilu 2024 dan PWICatatan Hendry Ch Bangun
Next Article
Wujud Kepedulian Terhadap Masyarakat, Kodam IV/Diponegoro Gelar Baksos

Related to this topic:

Be the first to write a comment.