Kota Madiun || Bratapos.com - Arus balik Lebaran 1446 Hijriah di Terminal Tipe A Purboyo, Kota Madiun, mengalami lonjakan signifikan dalam tiga hari terakhir. Ribuan pemudik memadati terminal, bahkan hingga ke area luar, menunjukkan peningkatan drastis dalam jumlah penumpang yang menggunakan layanan transportasi darat untuk kembali ke kota tujuan masing-masing.
Sebelumnya, berdasarkan data dari Pengawas Satuan Pelayanan (Satpel) Terminal Purboyo, I Made Buda Atmajaya, jumlah penumpang yang berangkat dari terminal ini mengalami peningkatan tajam dalam beberapa hari terakhir. Pada 1 April 2025, tercatat sebanyak 2.089 penumpang diberangkatkan dari Terminal Purboyo. Angka ini melonjak drastis pada keesokan harinya, 2 April 2025, dengan jumlah penumpang mencapai 3.052 orang. Mayoritas penumpang merupakan pemudik yang hendak kembali ke Jakarta serta berbagai kota besar lainnya di Pulau Jawa setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman.
BACA JUGA :
Maling Getah Ojol Ketangkap Warga Dan Di Hajar
Peningkatan arus balik pasca-libur panjang atau perayaan besar seperti Lebaran menjadi fenomena tahunan yang tidak dapat dihindari. Lonjakan jumlah penumpang yang kembali ke kota asalnya menyebabkan kepadatan di berbagai titik transportasi, terutama di terminal bus dan stasiun kereta api. Selain menciptakan tantangan dalam pengelolaan lalu lintas dan kenyamanan penumpang, kondisi ini juga berdampak pada sektor ekonomi, khususnya bagi masyarakat sekitar terminal.
Salah satu yang merasakan dampak ekonomi dari lonjakan arus balik adalah Angkringan Mbah Min, sebuah warung makan di sekitar Terminal Purboyo. Karyo, seorang pekerja di angkringan tersebut, mengungkapkan bahwa selama masa arus balik, jumlah pengunjung meningkat drastis. Para pemudik yang menunggu keberangkatan sering kali membeli makanan ringan, minuman, dan kebutuhan lainnya untuk mengisi waktu.
"Dengan banyaknya penumpang yang menunggu keberangkatan, permintaan akan makanan dan minuman semakin meningkat. Selain itu, pedagang asongan yang menjajakan dagangannya di area terminal juga mendapatkan keuntungan lebih besar dari hari-hari biasa," ujar Karyo, Kamis (3/4/2025).
Menurutnya, peningkatan arus balik juga berdampak positif bagi pedagang asongan yang menjual air mineral, roti, camilan, masker, dan tisu basah. Barang-barang ini menjadi yang paling laris dibeli oleh penumpang yang ingin mempersiapkan perjalanan panjang mereka.
Selain itu, agen tiket resmi juga kebanjiran pelanggan, terutama bagi mereka yang belum membeli tiket secara online. "Peningkatan arus balik juga berarti peningkatan permintaan tiket perjalanan. Banyak agen tiket yang mengalami lonjakan permintaan, terutama menjelang keberangkatan bus terakhir pada hari-hari puncak arus balik," tambah Karyo.
Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa para pemilik warung makan di sekitar terminal pun ikut merasakan manfaat dari kepadatan arus balik. Banyak penumpang memilih mengisi perut terlebih dahulu sebelum naik kendaraan, mengingat perjalanan panjang yang akan ditempuh.
"Sopir bus beserta kru dan angkutan umum juga sering kali berhenti untuk makan dan beristirahat, sehingga meningkatkan omzet warung yang kita kelola," tutupnya.
Sementara itu,Guruh, seorang pemudik asal Ponorogo, mengungkapkan bahwa keberadaan angkringan tersebut sangat membantunya dalam menghadapi perjalanan panjang saat arus balik.
"Di sini kita bisa menunggu dengan nyaman sambil menikmati menu makanan dan minuman dengan tenang," ujarnya.
Menurut Guruh, selain kenyamanan tempatnya, pilihan menu yang beragam dan harga yang terjangkau menjadi alasan lain mengapa banyak pemudik memilih singgah di angkringan ini.
Dengan adanya fasilitas seperti ini, para pemudik tidak hanya mendapatkan tempat istirahat yang nyaman tetapi juga bisa menikmati hidangan khas yang menghangatkan suasana. Tak heran jika Angkringan Mbah Min menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin melewati perjalanan arus balik dengan lebih santai dan menyenangkan.
Prev Article
Sebelum Jadi Wakil Bupati Bang Ijo Dijuluki Bang Dana Sekarang Bang Dana Menghilang Ditelan Bumi
Next Article
Hindari Liburan Macet, PT KAI Masih Menyediakan Tiket Kereta Api Pasca Lebaran 2025