Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Lanal Banyuwangi Bersama PT Autore Pearl dan Universitas Jember Pulihkan Terumbu Karang di Tanjung Sekeben

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kelestarian lingkungan maritim kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi bersama PT. Autore Pearl Culture dan Universitas Jember melaksanakan kegiatan Restorasi Terumbu Karang di perairan Tanjung Sekeben, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, pada Kamis (9/10/2025).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, antara lain personel penyelam Lanal Banyuwangi Sertu Bek M. Seger Supardi, Kopka Lis Nono Suryadi, dan Klk Ttg Ahmad Wahyudi, serta tim dari PT. Autore Pearl Culture, UPT PPP Muncar, mahasiswa Fakultas Fisika Universitas Jember yang tengah menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN), dan kelompok nelayan setempat.

BACA JUGA : HUT ke-81 TNI, BPP PERADIN: TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat

Dalam kegiatan ini, para peserta melakukan transplantasi dan penanaman kembali fragmen terumbu karang di titik-titik yang mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia maupun faktor alam. Restorasi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekosistem bawah laut, meningkatkan populasi ikan, serta memperkuat ketahanan lingkungan pesisir Muncar yang selama ini menjadi salah satu sentra perikanan terbesar di Jawa Timur.

Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara militer, akademisi, swasta, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut nasional.

“TNI AL melalui Lanal Banyuwangi akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, akademisi, dan pihak swasta dalam menjaga kelestarian laut. Terumbu karang adalah rumah bagi biota laut dan sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir. Menjaganya berarti menjaga masa depan kita bersama,” tegas Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso.

Ia menambahkan, program konservasi laut seperti ini merupakan bagian dari implementasi visi TNI AL sebagai pengawal kedaulatan sekaligus penjaga ekosistem maritim Indonesia. Kegiatan semacam ini juga menjadi sarana edukatif bagi mahasiswa dan masyarakat nelayan, agar semakin memahami pentingnya keseimbangan ekosistem laut bagi kehidupan ekonomi dan lingkungan.

Sementara itu, perwakilan PT. Autore Pearl Culture menyatakan bahwa keterlibatan sektor swasta dalam kegiatan konservasi merupakan tanggung jawab moral sekaligus investasi jangka panjang bagi keberlanjutan industri kelautan. 

“Kami percaya, laut yang sehat adalah kunci utama bagi keberlangsungan industri mutiara dan perikanan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan restorasi ini mendapat apresiasi dari masyarakat pesisir Muncar. Para nelayan menyambut baik langkah kolaboratif tersebut karena diyakini dapat meningkatkan kembali populasi ikan dan menjaga keberlanjutan ekosistem laut yang menjadi sumber penghidupan mereka.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Lanal Banyuwangi menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai penjaga keamanan laut, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pelestarian lingkungan maritim Indonesia, sejalan dengan semangat Jalesveva Jayamahe — Di Laut Kita Jaya. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Kapolresta Banyuwangi Kombes Rama Samtama Putra Dinobatkan Sebagai “Best Innovator & Visionary Leader 2025”
Next Article
Pos TNI AL Grajagan Gelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan Peringati HUT TNI ke-80

Related to this topic:

Be the first to write a comment.