Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Gotong Royong TNI dan Warga Siliragung, Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Warnai Pra-TMMD ke-125 Banyuwangi

BANYUWANGI || Bratapos.com – Kegiatan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang digelar Kodim 0825/Banyuwangi mulai menunjukkan dampak nyata di tengah masyarakat. Salah satu program unggulan yang tengah berjalan adalah renovasi rumah tidak layak huni milik warga kurang mampu di Kecamatan Siliragung, Selasa (24/6/2025).

Dengan mengedepankan semangat gotong royong, prajurit TNI dari Koramil jajaran Kodim 0825/Banyuwangi bersama warga setempat bahu-membahu memperbaiki rumah-rumah yang sebelumnya jauh dari standar kelayakan. Tidak hanya memperbaiki struktur bangunan, kegiatan ini juga menjadi simbol hadirnya negara untuk memberikan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat desa.

BACA JUGA : Pembinaan Oleh Hadrotul Mukarrom Kanjeng Romo Kyai Abdul Majid Ali Fikri RA Di Hongkong Berlangsung Khidmat Semangat Pengamal WAHIDIYAH Makin Kuat

“Kami tidak sekadar membangun fisik, tetapi juga membangun semangat, harapan, dan kualitas hidup masyarakat,” tegas Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han.

Ia menambahkan, renovasi rumah merupakan bentuk nyata dari kehadiran TNI di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan sosial yang humanis dan berkeadilan.

Program TMMD ke-125 bukan hanya proyek pembangunan infrastruktur semata. Ia adalah bentuk kolaborasi multidimensi yang menyasar aspek fisik dan non-fisik, dari pembukaan akses jalan hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat rentan.

Kegiatan renovasi rumah di Kecamatan Siliragung, yang merupakan bagian dari tahapan Pra-TMMD, mencerminkan betapa pentingnya peran sinergi antara TNI dan warga dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat desa. Partisipasi aktif warga dalam kegiatan ini, menjadi kekuatan tersendiri yang menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi nadi kehidupan masyarakat pedesaan.

Lebih dari sekadar memperbaiki atap dan tembok, TMMD menyemai nilai-nilai luhur kebersamaan, kepedulian sosial, dan kemandirian. Warga tidak lagi menjadi objek pembangunan, melainkan subjek yang terlibat langsung dalam proses perubahan di lingkungan mereka.

“Melalui TMMD ini, kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan tidak harus menunggu instruksi dari atas. Ketika rakyat dan TNI bersatu, perubahan bisa dimulai dari desa,” ujar Dandim 0825.

Dengan tekad dan kerja nyata, TMMD ke-125 diharapkan menjadi motor perubahan yang berkelanjutan, menciptakan desa-desa tangguh, mandiri, dan sejahtera. Bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara sosial dan budaya. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Beras Biofortifikasi Banyuwangi Ditetapkan Jadi Menu Resmi Program Makan Bergizi Gratis Nasional
Next Article
Jembatan Harapan di Siliragung: Pra-TMMD ke-125 Kodim 0825 Banyuwangi Dorong Akses dan Kesejahteraan Warga

Related to this topic:

Be the first to write a comment.