Pasuruan | Bratapos.com- Langkah awal dari Siswa yang masuk Ke-sekolah Rakyat yang memiliki latar belakang dan kebutuhan yang beragam. Karena itu menjadi salah satu dasar untuk menentukan dukungan belajar, seperti apa yang diberikan, pengasuhan seperti apa yang dibutuhkan,serta rehabilitasi sosial seperti apa yang harus dijalankan untuk setiap anak,"
BACA JUGA :
Proyek Pusat Pemerintahan Baru Rp 89 Miliar di Jotangan Terancam Cacat Hukum, Kadis Berdalih Perda 2012
Menurut kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Pasuruan,Sewaktu mengantarkan siswa ke-sekolah Rakyat didampingi kasi SD bidang Dikdas dan kepala sekolah SMP 5 serta SD kepel juga pengawas SD dan smp ikut serta sebagian guru kamis 07 Oktober 2026,
"Siswa yang telah memiliki latar belakang dan kondisi yang beragam berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya Desil 1 dan 2, sehingga tidak melalui seleksi akademik Karena itu diperlukan untuk mengetahui kondisi fisik, kemampuan akademik dasar, kondisi mental, serta kerentanan psikososial setiap anak,"
Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Pasuruan,Ibu Siti Rochana S,T,Berharap kepada siswa SMP 5 serta SD Kepel, selalu mematuhi karena langka baru dan keberhasilan masuk Sekolah Rakyat tidak hanya diukur dari kenaikan kelas.
Terdapat tiga kompetensi dasar yang ditargetkan, yakni siswa memiliki kemampuan akademik yang kuat, berkarakter yang mencakup disiplin, tangguh dan beretika, serta terampil, termasuk kemampuan berbahasa asing dan cakap teknologi.
Selain itu, kami berharap kesiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja mulai disiapkan sejak kelas dua SMA. Peminatan disesuaikan dengan arah yang dituju, baik melalui jalur akademik, dunia kerja, maupun kewirausahaan.
"Lulus di Sekolah Rakyat bukan garis akhir. Itu pintu masuk ke dua jalur, jalur akademik ke perguruan tinggi dan jalur karier sebagai pekerja terampil maupun wirausahawan," Untuk memastikan proses pendampingan berjalan terpadu, Tutup Ibu Siti Rochana S,T
Sala satu Guru juga menyampaikan kepada muridnya Aini dan Rokhim, Hari ini mungkin terlihat seperti hari biasa untuk pertama kali masuk sekolah rakyat bagi mereka datang bukan hanya untuk menempati bangku kelas, membaca buku, atau belajar menulis dan berhitung.
Mereka datang membawa cerita masing-masing, dengan masa lalu yang mungkin tidak selalu mudah, dan dengan harapan yang mungkin pernah mereka simpan diam-diam didepan Sekolah Rakyat inilah langkah baru dimulai tetap semangat dalam belajar karena kami para guru selalu mendukung keberhasilan serta memastikan bahwa Aini dan Rokhim tidak berjalan sendirian.
"Semoga sekolah ini menjadi tempat mereka menemukan kembali keberanian untuk bermimpi,"Semoga langkah kecil ini kelak membawa mereka menuju kehidupan yang jauh lebih besar. Ungkap sala satu guru
Kasi SD bidang Dikdas Menyampaikan kepada Aini SD kepel,Pentingnya koordinasi antara teman dan guru juga meminta agar sesama siswa selalu saling menghargai dan menghormati keberhasilann teman teman sekolah selalu bersunggu sunggu meraih prestasi dan mewujudkan cita cita pendidikan jalan terbaik untuk mengubah masadepan menjadi lebih baik.
Kehadiran kami sewaktu mengantarkan kalian di hari pertama masuk sekolah rakyat bukan sekedar kegiatan seremonial,tetapi merupakan bentuk pendampingan dan kepedulian pemerintah terhadap masa depan anak anak didik melalui sinergi berbagai pihak,Dinas pendidikan kota Pasuruan selalu mendukung progam pemerintah daerah khususnya di bidang pendidikan sehingga semakin banyak anak memperoleh kesempatan,tumbuh belajar dan meraih masa depan yang lebih cerah.Ungkapnya ( Ag)
Prev Article
Proyek Pusat Pemerintahan Baru Rp 89 Miliar di Jotangan Terancam Cacat Hukum, Kadis Berdalih Perda 2012