Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Bupati Ipuk Lantik 34 Pejabat, Tekankan Kolaborasi dan Inovasi di Tengah Penurunan Dana Transfer Pusat

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melantik 34 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Prosesi pelantikan digelar di GOR Tawang Alun Banyuwangi, Rabu (15/10/2025) siang.

Dalam arahannya, Bupati Ipuk menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi dan inovasi birokrasi di tengah tantangan fiskal nasional, menyusul penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

BACA JUGA : DPRD Buru Paripurna KUA PPAS Tahun 2027 Bersama Pemda

“Pada 2026, transfer pusat ke Banyuwangi turun hampir 20 persen, atau sekitar Rp 665 miliar. Ini tantangan besar bagi kita semua. Namun, pelayanan publik dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan lingkungan tidak boleh terganggu. Harus tetap berjalan dengan baik,” tegas Ipuk dalam sambutannya.

Menurut Ipuk, situasi ini menuntut aparatur daerah untuk lebih lincah, kreatif, dan kolaboratif dalam mencari solusi tanpa menambah beban anggaran.

“Kuncinya adalah kolaborasi dan inovasi. Kita harus mampu menemukan cara-cara baru agar kerja pemerintahan semakin cepat, efisien, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk juga menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari strategi penyegaran birokrasi agar tercipta semangat baru dan peningkatan kinerja di seluruh sektor.

Beberapa pejabat yang dilantik di antaranya:

▪︎ Amir Hidayat, SKM, M.Si sebagai Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi.

▪︎ dr. Siti Asiyah Anggraeni, M.MRS sebagai Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang sekaligus Plt Direktur RSUD Blambangan.

▪︎ Serta sejumlah camat dan lurah di berbagai wilayah Banyuwangi.

“Mudah-mudahan kinerjanya semakin baik dan capaian kerjanya semakin meningkat. Setiap rotasi ini dilakukan melalui proses panjang dan evaluasi mendalam terhadap capaian kinerja,” jelas Ipuk.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk juga menegaskan bahwa penempatan pejabat dilakukan tanpa intervensi, uang pelicin, atau kedekatan pribadi.

“Saya pastikan jabatan ini bukan hasil bantuan seseorang, bukan karena kedekatan dengan bupati, apalagi karena uang. Semua murni berdasarkan penilaian atas kinerja dan kompetensi,” tegasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh ASN Banyuwangi untuk memperkuat etos kerja, loyalitas, dan integritas, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap prima meski dalam situasi fiskal yang menantang. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Ketua PCNU Banyuwangi Kecam Keras Framing Negatif Trans7: “Ini Serangan terhadap Marwah Pesantren dan Keilmuan Islam”
Next Article
Pemkab Banyuwangi Gelar Sosialisasi Pembiayaan Perumahan, Bayu Hadiyanto Tekankan Sinkronisasi Kebijakan dan Tata Ruang

Related to this topic:

Be the first to write a comment.