Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Begini Jawaban Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, Terkait Pemanggilan Sejumlah Lurah Kecamatan Kartoharjo

Kota Madiun || Bratapos.com - Beberapa lurah di Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, dipanggil oleh Polres Madiun Kota untuk dimintai keterangan. Pemeriksaan ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam penggunaan anggaran perjalanan dinas dalam kota.

Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat anggaran perjalanan dinas seharusnya digunakan sesuai aturan yang berlaku. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap fakta-fakta terkait dugaan tersebut.

BACA JUGA : Firman Wijaya Bongkar Prinsip Penting PHPU : Kebenaran Harus Di Cari Prosedur Hukum Tak Boleh Di Abaikan

Saat dikonfirmasi terkait pemanggilan para lurah, Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Agus Setiawan, belum bersedia memberikan keterangan resmi.

"Nanti saja ya," ujar AKP Agus Setiawan singkat usai kegiatan pemusnahan barang bukti di Polres Madiun Kota, Kamis (20/3/2025).

Sebelumnya, Sumarno, Camat Kartoharjo, juga telah memenuhi panggilan dari Polres Madiun Kota.

"Iya mas, hanya klarifikasi saja," kata Sumarno dengan singkat saat dikonfirmasi pada Rabu (20/3/2025).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, beberapa lurah di Kecamatan Kartoharjo telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Di antaranya adalah Lurah Rejomulyo, Arina Wiyanika, serta Lurah Pilangbangu, Mujiono.

Kedua lurah tersebut diketahui telah dipanggil oleh Polres Madiun Kota pada Jumat (14/3/2025) lalu. Namun, hingga saat ini, keduanya belum memberikan keterangan atau enggan berkomentar saat dikonfirmasi oleh awak media.

Kasus dugaan penyalahgunaan anggaran ini menjadi sorotan masyarakat Kota Madiun. Banyak warga yang berharap agar pihak kepolisian segera memberikan klarifikasi dan menuntaskan kasus ini secara transparan.

Masyarakat pun menantikan langkah selanjutnya dari pihak berwenang dalam mengusut dugaan penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas tersebut.

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Ramadhan Penuh Berkah, Putra psm grub, joyosemoyo dan ormas jawara Berbagi 1200 Bungkus takjil
Next Article
Sapma Pemuda Pancasila Kota Madiun dan 234 SC Gelar Aksi Sosial, Bagikan Ratusan Takjil kepada Masyarakat

Related to this topic:

Be the first to write a comment.