Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Hoax Tidak Ada TNI Pos PAM Gunung Botak Kejar Pekerja Tambang

Namlea | bratapos.com - Fitna yang tidak mendasar terjadi lagi kepada satuan TNI AD pos pengamanan tambang emas gunung botak,Desa Kailey,Kecamatan Teluk Kaiely,Kabupaten Buru,Maluku..

Beredar luas informasi bahwa pekerja kodok-kodok di kejar mengunakan senjata itu hal yang fitna dan telah mencederai harga diri anggota pos pengamanan gunung botak. 

BACA JUGA : Polemik Tambang Sayutan Belum Tuntas, RDP DPRD Magetan Hanya Hasilkan Penghentian Sementara

Karena anggota pos pengamanan gunung botak ingatkan masyarakat dengan cara humanis.

Anggota pos memberitahukan kepada masyarakat untuk menahan diri,kerena mereka juga hanya menjalankan perintah pimpinan.

Jadi kami hanya menjalankan perintah pimpinan untuk hentikan seluruh aktivitas yang ada,dan hal itu selalu diingatkan kepada masyarakat agar tidak bole melakukan aktivitas,"Jelas salah satu anggota yang memberikan himbauan di pos tanah mera gunung botak.

Pada saat selesai memberikan informasi para penambang pun dengan sendirinya turun dari lokasi tambang.Informasi yang beredar luas bahwa anggota kejar masyrakat itu tidak benar," Jelas randi penambang.

Olehnya itu,publik juga jangan terlalu muda percaya dengan informasi yang tidak berimbang,memberikan informasi harus mengedepankan praduga tidak bersalah.

Maka dengan adanya pos pengamanan membuat ruang gerak masyarakat untuk bertambang ilegal suda semakin sulit.

Penambang Randi, berharap untuk gubernur maluku agar secepatnya bisa mendorong ijin pendukung koperasi yang belum lengkap agar di lengkapi,supaya kami masyarakat bisa kerja legal.

Jangan di buat berlarut larut seperti ini ,dampak kehidupan kita masyarakat kecil yang merasakan langsung,kalau gubernur dan lainnya ada punya gaji kalau kita masyarakat tidak kerja maka tidak makan,"Ungkapnya

Lalu kami juga mau sampaikan bahwa, Pos TNI yang ada di gunung botak mereka selalu memberikan himbauan untuk kami jangan naik kerja sambil tunggu regulasi.

Sarbin

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Keluarga Besar Pengadilan Negeri Kepanjen Ucapkan Selamat Memperingati Kenaikan Yesus Kristus
Next Article
Darun Najah Banyuwangi Kukuhkan 234 Hafidz dalam Wisuda Tahfidz Al-Qur’an 2026

Related to this topic:

Be the first to write a comment.