Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Akafarma Sunan Giri Klarifikasi Isu, Pemotongan Beasiswa KIP

Ponorogo || Bratapos.com – Akademi Farmasi (Akafarma) Sunan Giri Ponorogo memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di bidikin.com pada 3–4 September 2025 yang menyebut adanya dugaan pemotongan dana beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Pihak kampus menegaskan kabar tersebut tidak benar dan menyesalkan tuduhan yang dinilai menyudutkan tanpa melalui proses konfirmasi.

Direktur Akafarma Sunan Giri Ponorogo, apt. Nasruhan Arifianto, M.Farm.Klin, dalam Pers Releas menegaskan bahwa seluruh dana bantuan hidup KIP ditransfer langsung ke rekening masing-masing mahasiswa. Sabtu, (06/09/2025).

BACA JUGA : Mualaf Asal Banyuwangi Haru Sambut Umrah Perdana, Idawati Pastikan Jamaah PT Zain Haramain Terlayani Optimal

"Kampus tidak pernah memotong. Bahkan, kami tidak punya akses sama sekali terhadap rekening mahasiswa penerima KIP," ujarnya.

Menurut Nasruhan, kampus hanya menerima dana operasional pendidikan sesuai jumlah mahasiswa penerima beasiswa, yang penggunaannya diatur secara akuntabel. 

Adapun biaya lain yang dibebankan kepada mahasiswa, seperti wisuda, KKN/PKL, jas almamater, hingga penelitian mandiri, merupakan biaya non-operasional yang memang tidak dicover dalam skema KIP. Hal itu sesuai dengan aturan Kementerian dan UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Ia menambahkan, biaya non-operasional tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi mahasiswa serta mekanisme pembayaran yang fleksibel. 

Dana itu digunakan untuk menunjang mutu pendidikan, mulai dari perawatan laboratorium, kerjasama dengan industri dan rumah sakit,hingga biaya akreditasi. "Semua transparan dan bisa dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Nasruhan juga menilai pemberitaan yang beredar hanya bersumber dari narasumber anonim yang tidak jelas. "Kesimpulan berita itu tidak benar. Kami tegak lurus dengan regulasi dan berkomitmen menjaga mutu pendidikan," ucapnya.

Sebagai lembaga di bawah naungan Nahdlatul Ulama, Akafarma Sunan Giri Ponorogo menegaskan komitmennya melahirkan tenaga kefarmasian profesional. Bahkan, kampus ini didukung berbagai program pemerintah, termasuk Apotek Desa dan beasiswa dari Bupati Ponorogo. (Jaya)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Ribut Riyanto Pimpin PKS Ponorogo 2025–2030, Pasang Target 6 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Next Article
HUT ke-80 KAI, Daop 7 Madiun Gelar Lomba Fotografi untuk Masyarakat

Related to this topic:

Be the first to write a comment.