Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Program Humanis dan Inovatif, Lapas Banyuwangi Tuai Pujian dari Sesitjen Kemenimipas

BANYUWANGI || Bratapos.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali membuktikan diri sebagai salah satu institusi pemasyarakatan yang progresif dan inovatif. Hal ini terlihat dari apresiasi tinggi yang diberikan oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI, Ika Yusanti, dalam kunjungannya pada Kamis (4/9/2025).

Kedatangan Ika dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) tidak sebatas meninjau administrasi. Ia turun langsung ke blok-blok pembinaan dan fasilitas layanan dasar untuk menyaksikan secara nyata implementasi program yang dijalankan.

BACA JUGA : Resmi Launching: Maskot, Logo, dan Theme Song FORPROV II Kalbar 2026 Siap Guncang Kota Singkawang.

Ika menyoroti program pembinaan keterampilan seperti membatik dan kaligrafi, yang dinilai tidak hanya bermanfaat mengisi waktu, tetapi juga mencetak bekal konkret bagi warga binaan untuk kembali bermasyarakat.

“Kegiatan pembinaan di Lapas Banyuwangi patut diapresiasi. Membatik, kaligrafi, dan keterampilan lainnya adalah modal berharga bagi warga binaan setelah bebas. Ini sejalan dengan tujuan pemasyarakatan, yakni menyiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan kompetensi dan mental yang lebih baik,” tegas Ika.

Tak hanya program pembinaan, perhatian juga diberikan pada aspek pelayanan dasar, khususnya pemenuhan hak pangan warga binaan. Saat meninjau dapur sehat, Ika memastikan standar pengolahan makanan telah sesuai prosedur, baik dari segi kebersihan maupun gizi.

“Saya melihat pengelolaan dapur di sini sangat terjaga. Kebersihan, proses pengolahan, hingga pemenuhan gizi diperhatikan dengan baik. Hal ini fundamental, karena hak atas makanan yang layak adalah kebutuhan dasar setiap warga binaan,” ungkapnya.

Apresiasi tersebut disambut positif oleh Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa. Ia menegaskan komitmen jajarannya untuk terus berinovasi, memperkuat pembinaan kemandirian, serta meningkatkan kualitas layanan dasar.

“Kami menjadikan apresiasi ini sebagai motivasi untuk terus berbenah. Lapas Banyuwangi berkomitmen penuh meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan, agar warga binaan tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga siap secara mental dan keterampilan untuk kembali ke masyarakat,” ujar Wayan Nurasta.

Apresiasi dari Sesitjen Kemenimipas ini, mempertegas reputasi Lapas Banyuwangi sebagai salah satu role model lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga mengedepankan paradigma pembinaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada reintegrasi sosial. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Polresta Banyuwangi Gelar Patroli Skala Besar, Perkuat Sinergi Aparat dan Jaga Kondusivitas Wilayah
Next Article
Tegas! Bupati Deli Serdang Copot Kepala Sekolah SDN 104207 di Depan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.