Waspada Demam Berdarah, Warga Desa Genengan Lakukan Fogging Bersama Petugas Kesehatan

MAGETAN || Bratapos.com – Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus1. 

Gejala demam berdarah antara lain demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, dan ruam2. Jika tidak ditangani dengan tepat, demam berdarah dapat menyebabkan pendarahan, syok, dan kematian.

Di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kasus demam berdarah mengalami peningkatan. Menurut data dari Rumah Sakit Syaidiman dan Dinas Kesehatan Magetan, pada Senin (26/02/2024), terdapat beberapa pasien yang dirawat akibat demam berdarah.

Hal ini menimbulkan kewaspadaan di kalangan masyarakat, terutama di Desa Genengan, Kecamatan Kawedanan, yang menjadi salah satu daerah endemis demam berdarah. Di desa tersebut, terdapat tiga warga yang positif mengidap demam berdarah, salah satunya bahkan telah menular ke dua orang lainnya.

Hadi Sucipto, perangkat desa Genengan, mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut ke dinas kesehatan setempat.

“Memang ada yang positif demam berdarah, sehingga kami melaporkan ke dinas kesehatan yang kemudian dilakukan fogging,” jelasnya.

Fogging adalah kegiatan penyemprotan insektisida untuk membunuh nyamuk dewasa yang berpotensi membawa virus Dengue3.

Fogging dilakukan oleh petugas kesehatan bersama warga desa Genengan,Tujuannya adalah untuk mencegah penyebaran demam berdarah lebih luas dan melindungi kesehatan masyarakat.


Pewarta : Jhon Mongaz

Editor/Publisher : Yatno Widodo