PT. Formusa Bag Indonesia Diduga Sebagai Sarang Pungli Pelamar Kerja

GROBOGAN || Bratapos.com – Sebuah kontroversi muncul di sekitar PT. Formusa Bag Indonesia setelah beberapa awak media yang ingin mengklarifikasi dan mengkonfirmasi informasi dari warga Desa Gebangan, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ditolak oleh perusahaan tersebut melalui juru bicara mereka, Scorty.

Kabar mengenai permintaan uang kepada calon karyawan ini menjadi pembicaraan hangat di tengah masyarakat setempat. Seorang warga setempat, HR (40), menyatakan bahwa ada dugaan oknum dalam perusahaan yang memanfaatkan jabatannya untuk keuntungan pribadi dengan meminta uang pelicin kepada calon karyawan.

Pada Jumat, tanggal 27 April 2024, awak media mencoba menemui pihak Humas PT. Formusa Bag Indonesia untuk mengkonfirmasi informasi tersebut, namun upaya mereka tidak berhasil karena tidak diterima oleh pihak perusahaan.

Seorang mantan pekerja PT. Formusa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa dalam pengalamannya bekerja di perusahaan tersebut dari tahun 2021 hingga 2024, adanya kebijakan bahwa untuk bisa bekerja di PT. Formusa, calon karyawan harus membayar sejumlah uang yang tidak jelas besarnya. Dia juga menyebutkan bahwa ada ketidaktransparanan dalam pemberian tambahan lembur saat gajian, dan tidak diberikannya slip gaji kepada para pekerja.

Di sisi lain, seorang pekerja PT. Formusa yang tidak mau diidentifikasi juga menambahkan bahwa mekanisme tambahan lembur tidak transparan, dan tidak ada slip gaji yang diberikan kepada pekerja.

Seorang warga setempat, HR, menyoroti masalah lain terkait PT. Formusa, yaitu adanya dugaan pembuatan sumur bor tanpa izin yang dilakukan oleh pabrik tersebut. Dia juga menegaskan pentingnya transparansi dalam pembelian lahan milik Desa Gebangan yang melibatkan perusahaan tersebut.

Hingga saat ini, PT. Formusa Bag Indonesia belum memberikan tanggapan resmi terkait semua informasi yang beredar. Masyarakat menantikan klarifikasi dan tanggapan resmi dari perusahaan terkait berbagai dugaan yang muncul. (Arifin)

Writer: ArifinEditor: wdy