Ponpes Zainul Hasanain Genggong, Lepas Puluhan Guru Pembantu ke Berbagai Daerah

PROBOLINGGO//Bratapos.com – Sebanyak 85 guru bantu Pondok Pesantren Zainul Hasanain Genggong Dalem Selatan (DALSEL) secara resmi dilepas dalam acara yang digelar di AULA pondok pada hari Rabu (24/04/2024).

Hadir dalam acara pelepasan tersebut beberapa dewan pengajar diantaranya KH. Amir Mahmud penasehat kordinator guru bantu Ust. Muhammad Shidiqin wakil ketua kordinator Ust. Mas’udin ketua koordinator Ust. Ainul Yaqin guru senior Ust. Muh. Ubaidillah, Spd, Mpd Humas

Para guru bantu tersebut akan ditugaskan untuk mengajar di 50 pesantren yang tersebar di kawasan tapal kuda, Papua, dan Sulawesi.

Ustadz Inyaturrahman mengungkapkan pengalamannya sebagai mantan santri yang pernah menjadi guru bantu.

“Saya awali dengan ucapan Alhamdulillah ketika kenangan di tahun 2019 diputar kembali saat masa penugasan di Desa Sumberdurin, Kecamatan Krucil”, katanya.

Menurutnya lagi, banyak manfaat pengajaran dari pondok pesantren yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, bahkan bisa dikatakan wajib dimiliki, seperti tahlil, diba’, tata cara merawat mayit dan lain sebagainya.

“Sebagai guru tugas, banyak yang terkenang indah, terutama saat berinteraksi langsung dengan masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa akhlak lebih utama ketika bermasyarakat. “Jadi, jika akhlaknya tidak dijaga, jangan berharap bisa memberikan contoh yang baik di masyarakat.”

Dalam pengalamannya sebagai guru bantu, ia menegaskan pentingnya menerima kondisi apa adanya, terutama terkait fasilitas seperti makanan, kamar mandi, dan tempat tinggal, karena tidak semua tempat tugas sesuai ekspektasi. Dan Kiai Abdil Bar pernah berpesan bahwa itu sebagian dari perjuangan.

Ustadz Muh. Ubaidillah, Spd, Mpd, menambahkan pesan secara terperinci kepada para guru bantu. Pesan tersebut sebagai berikut:

  1. Menjadi pembantu pendidikan dan pengajaran di pesantren yang ditempati.
  2. Menjadi promotor Pesantren Zainul Hasanain.
  3. Sebagai bentuk khidmah untuk Pesantren Zainul Hasanain dan pesantren yang ditempati.
  4. Sebagai pendidikan pengajaran bagi guru santri yang baru lulus di Pesantren Zainul Hasanain.
  5. Sebagai evaluasi keilmuan yang telah didapatkan di Pesantren Zainul Hasanain.

Pesantren Zainul Hasanain Genggong Dalem Selatan (DALSEL) sering mendapatkan permintaan guru bantu untuk ditugaskan di berbagai pondok pesantren, baik di tapal kuda maupun di luar Jawa, guna membantu kelancaran pendidikan masyarakat. Sebelum berangkat, mereka sowan dan memohon doa terlebih dahulu kepada pengasuh, KH. Ihsanu ‘Aunillah.

Reporter: Jhon Qudsi

Editor Publisher: Shelor