Peringati Hari Kartini, MI Darun Najah II Banyuwangi Gelar Pelatihan Kewirausahaan

BANYUWANGI || Bratapos.com – Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2024, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darun Najah II melaksanakan Upacara Bendera yang dilanjutkan dengan berbagai kegiatan diantaranya menggelar pelatihan menjahit dan Cooking Class, pada Senin (22/04/2024).

Rangkaian Kegiatan tersebut bertempat di halaman MI Darun Najah II, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, yang diikuti oleh seluruh siswi dan guru dengan mengenakan pakaian kebaya.

Bertugas sebagai Pembina Upacara, Ustadzah Trian Andaini yang membacakan sejarah RA Kartini. Selain itu, dalam amanatnya Trian menyampaikan bahwa dalam memperingati Hari Kartini ini tidaklah hanya memakai baju kebaya saja yang menjadi lambang Kartini, akan tetapi semangat dalam memajukan pendidikan juga harus seperti semangat Kartini.

Lebih lanjut, Trian mengatakan agar para guru dan siswi MI Darun Najah II yang seluruhnya adalah perempuan di Hari Kartini ini bisa meneladani perjuangan RA Kartini.

“RA Kartini merupakan tokoh pejuang perempuan, perjuangan beliau melalui kegiatan sosial dan pendidikan terutama bagi perempuan” kata Ustadzah Trian, saat memberikan Amanat pada Upacara Bendera yang di akhiri dengan menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini oleh seluruh peserta.

Usai Upacara Bendera, dilanjutkan dengan berbagai Kegiatan Kreatif. Untuk Belajar Menjahit dan memasang kancing diikuti oleh kelas 1,2, dan 3. Sedangkan kelas 4, 5 dan 6 mengikuti pembelajaran Cooking Class yaitu memasak dimsum dan wonton, yang dipandu oleh salah satu wali murid yang sudah ahli dibidangnya.

Kepala Sekolah MI Darun Najah II, Majidatul Himmah, berharap dengan kegiatan ini siswi bisa memiliki keterampilan memasak makanan sehat. Selain itu, diharapkan para siswi kedepan dapat berwirausaha dengan keterampilan yang sudah dimilikinya.

Sedangkan untuk pembelajaran menjahit, mungkin saat ini dianggap hal yang sepele, akan tetapi sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu manfaatnya adalah bisa memperbaiki sendiri baju yang robek atau kancing yang lepas tanpa harus dibantu orang tua. Bahkan dari keterampilan menjahit dapat berdampak besar dalam merubah kehidupan seseorang.

“Beberapa pembelajaran keterampilan dalam kegiatan ini memang cukup sederhana, akan tetapi sebagaimana semangat RA Kartini diharapkan menjadi inspirasi dan menjadi manusia yang sukses dimasa depan kelak,” ungkap Majidatul Himmah, Kepsek MI Darun Najah II Banyuwangi.

Setelah mengikuti pelatihan memasak, para siswi menikmati hasil prakteknya dengan memakan dimsum dan wonton bersama-sama dan merekapun juga ingin mempraktekkan di rumah bersama keluarga.

Pewarta : Ruslan AG
Editor/Publisher : Shelor