Listrik di Wilayah Ini Padam 11 Hari, Begini Penyebabnya

NAMLEA | Bratapos.com– Lampu PLN yang sempat padam selama 11 hari pada jalur Desa Seith, Kecamatan Teluk Kaiely, Kabupaten Buru, Maluku akhirnya kembali normal.

Hal tersebut disampaikan kepala PLN Unit Layanan Pengadaan (ULP) Mako Frontama kepada Bratapos.com Via WhatsApp, bahwa lampu PLN yang sempat padam di Desa Seith disebabkan oleh robohnya salah satu pohon yang terkena kabel PLN, akibat penebangan pohon oleh orang tak di kenal sudah kembali normal, Senin (28/2/2022).

“Wilayah Desa Seith yang sempat padam listrik sudah kembali menyala,” kata Frontama.

Normalnya lampu juga bagian dari kerja gotong royong antara masyarakat Desa Seith dan pihak PLN Mako.

Kata Tama, kita dibantu oleh masyarakat Desa Seith untuk dirikan tiang PLN yang roboh, dan Alhamdulillah pada sore hari lampu jalur Desa Seith suda bisa menyala.

Seperti di beritakan sebelumnya pemadaman lampu PLN di Desa seith mulai dari tanggal 15 Februari 2022 yang akibatkan dari penebangan pohon oleh orang tidak dikenal (OTK) akhirnya menyebabkan pohon yang di tebang roboh mengenai kabel PLN.

Jatuhnya kabel dan tiang PLN akibat dari hantaman pohon yang roboh mengenai kabel pada jalur Dusun Waetosi, arah Desa Seith, dibenarkan oleh Kepala Ranting PLN Mako, Frontama saat di hubungi Bratapos.com Via telepon, Sabtu sore lalu (26/2).

“Benar ada pohon roboh mengenai kabel PLN, tetapi pohon itu ditebang oleh OTK, bukan roboh akibat angin, dan saat ini kita masih selediki siapa yang tebang pohon itu,” kata Tama.

“Kita sudah coba memperbaiki tiang yang roboh tersebut dari dua hari sebelumnya. Tetapi saat kita datang, ada air banjir akhirnya membuat mobil jenis Carry milik kami tidak bisa menyeberang. Soalnya mobil yang kita punya, kalau untuk medan jalan arah ke tiang PLN yang roboh agak susah dilewati saat banjir,” katanya.

Reporter: SPK