Kasus Vidio Gisel, Pengacara Kondang Sebut Humas Polda Metro Jaya Lebay

Bratapos, Medan – Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus mengumumkan status tersangka Gisela Anastasia dan Michael Yukinobu de Fretes (MYF) sebagai pemeran vidio asusila yang sempat viral di media sosial.

Belakangan terungkap lokasi perekaman berlangsung disebuah hotel di Kota Medan, Sumatera Utara pada saat Gisel tengah menjadi istri dari Gading Marten tahun 2017 silam. Rencananya, penyidikan dari Subdit Cyber Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan melakukan gelar perkara di hotel tersebut.

Terkait hal itu, Polda Sumatera Utara melalui Kabid Humas Tatan Dirsan Atmaja mengatakan pihaknya tengah menunggu dan siap membantu apabila olah TKP di Medan.

“Kami masih menunggu tindak lanjut apakah olah TKP, sifatnya pasti koordinasi dengan Poldasu,” kata Tatan saat berikan keterangan kepada awak media usai Konferensi Pers akhir tahun di Mako Brimob, Jalan Wahid Hasyim, Medan.

Disisi lain, Advokat yang kerap menangani kasus para artis, Andar Situmorang menilai sikap Humas Polda Metro Jaya terlalu lebay dan non profesional. Menurutnya, pengumuman terhadap status Gisel dilakukan terlalu dini.

“Yusri terlalu lebay, penyidikan terhadap tersangka saja masih akan dilakukan 4 Januari nanti, Humas PMJ kok sudah tiup terompet kemana-mana, tirulah Humas KPK yang tidak gembar-gembor sebelum melakukan penangkapan,” imbuh Andar kepada awak media ini melalui pesan WhatsApp nya. Jum’at (1/1).

Pria yang pernah berseteru dengan Hotman Paris Hutapea inipun meminta Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus agar segera meminta maaf secara terbuka. Bahkan Andar siap melaporkan Yusri ke Propam Mabes Polri. (dyk.p)