Gabungan Lembaga Empat Lawang Laporkan Kepala Desa keban Jati Paiker ke APH

Bratapos Sumsel200 Dilihat

Empat Lawang II bratapos.com

gabungan Lembaga yang ada di Empat Lawang akan segera melaporkan kepala desa keban jati kepada aparat penegak hukum yang ada di Empat Lawang, karena adanya indikasi korupsi

Gabungan lembaga tersebut terdiri dari beberapa lembaga yaitu pertama lembaga investigasi negara, lembaga elang emas, lembaga independen, dan lembaga gerhana

Saat ketua lembaga Lin Cecep atau Aprianto turun ke lapangan melihat banyak sekali indikasi korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa tersebut maka cecep meminta kepada inspektorat untuk segera mengaudit dan apabila ada temuan untuk segera ditindak lanjut di sesuai dengan hukum yang berlaku

Cecep menyampaikan”saya sudah terjun ke lapangan langsung dan melihat beberapa poin yang pertama itu saya lihat banyaknya pelatihan-pelatihan yang tidak sesuai dengan juknis peraturan kemendes yang ada,karena ada beberapa desa yang ada di paiker itu melaksanakan kegiatanya di suatu tempat bukannya perdesa dan banyak lagi indikasi-indikasi yang kami temukankan maka daripada itu saya akan segera laporkan kelakuan kepala desa ini bersama rekan-rekan saya agar ditindaklanjuti

Adapun uraian realisasi dana Desa tahun anggaran 2003 adalah sebagai berikut

Tahap 1 Realisasi Penyaluran : Rp 24.300.000
1.Penanaman Modal Penyertaan Modal BUMDes (Penanaman modal (bumdes)) : Rp 47.115.000

  1. BLT DD Tahun 2023
    a. Jumlah Kejadian Keadaan Mendesak (Blt bulan 10/12 thn 2023) : Rp 24.300.000
    b. Jumlah Kejadian Keadaan Mendesak (BLT DD BULAN 7-9) : Rp 24.300.000
    c. Jumlah Kejadian Keadaan Mendesak (BLT DD BULAN 4-6) : Rp 24.300.000
    d. Jumlah Kejadian Keadaan Mendesak (BLT DD BULAN 1-3) : Rp 24.300.000
  2. Anggaran Operasional kesenian dan seragam : Rp 19.605.000

4.Kegiatan linmas, operasional dan perlengkapan : Rp 24.615.000

5.Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Jumlah alat produksi dan pengolahan pertanian yang diserahkan (Pengadaan bibit padi) Rp 14.275.000, diduga tidak sesuai dengan juklak dan juknis penggunaan anggaran,

6 Biaya Koordinasi Pemerintah Desa (Operasional 3) : Rp 24.769.050

  1. Pengadaan leptop dan printer (Kegiatan SDGS)) : Rp 20.294.000
  2. anggaran Penfadaan lampu jalan 8 unit) : Rp 100.100.000

Tahap 2 Realisasi Penyaluran : Rp 247.690.500

  1. jalan usaha tani :
    Rp 173.302.950

2.anggaran Pengadaan buku bacaann : Rp 10.056.000

  1. anggaran Pelatihan bumdes : Rp 6.630.000

4.anggaran Pelatihan tanggap bencana : Rp 6.452.000

5.Anggaran Pelatihan perlindungan hukum apaaratur desa : Rp 6.950.000

  1. anggaran Pelatihan linmas : Rp 6.565.000

7.Pengadaan alat pemadam kebakaran : Rp 17.500.000

Tahap 3

  1. Diduga korupsi Penyertaan Modal BUMDes (Penyertaan Modal) : Rp 5.000.000

2.anggaran Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) (Pembangunan saluran Drainase 0,5 x 0,4 x 200 M) : Rp 88.043.000, diduga tidak sesuai dengan juklak dan juknis penggunaan anggaran

  1. anggaranPembangunna plat deker 1,2 x 1 x 0,15 ( 5unit)) : Rp 15.794.000
  2. anggaransosialisasi perlindungan sosial jaminan kesehatan) : Rp 6.790.000

5.anggaran Pelatihan Kapasitas TTPS Desa : Rp 6.960.000

  1. Pelatihan SOTK : Rp 6.980.000

7.anggaran Pelatihan agen pemulihan narkoba : Rp 6.985.00

  1. anggaranPelatihan pengelolaan keuangan desa : Rp 6.260.000
  2. Musyawarah Desa : Rp 5.495.000,

Sementara itu irban investigasi saat dikonfirmasi menyampaikan bahwasanya mereka belum ada laporan

Lain dari itu camat biker zaili saat dikonfirmasi tunggu sebentar kami ingin mengeceknya terlebih dahulu

Sementara itu kepala desa tersebut kaifani saat dikonfirmasi tidak ada jawaban (dikonfirmasi melalui pesan whatsapp)

Demi kemajuan desa dan demi kemakmuran masyarakat hendaknya dana Desa digunakan sebagaimana mestinya jangan banyak melakukan keuntungan sendiri,

Reporter CENCI RIESTAN
Editor Krm69