Direktur Perusahan CV Tuju Wali Dicecar 65 Pertanyaan oleh Kejaksaan Negeri Buru

NAMLEA | Bratapos.com– Kejaksaan Negeri Buru kembali memeriksa satu orang saksi dengan inisial AR (50) terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan pengadaan lampu jalan pada desa-desa di 10 Kecamatan,yang ada di Kabupaten Buru, Maluku.

Pemeriksaan itu di sampaikan Dhanitya Putra Prawira, Kasubsi Penyidikan Kejaksaan Negeri Buru via WhatsApp, Jumat (10/6/2022).

Di katakannya Desa yang membeli lampu jalan terdapat di 10 kecamatan, Kabupaten Buru, antaranya Kecamatan Namlea, Lilialy, Fena Leisela, Waelata, Lolongguba, Teluk Kaiely, Waeapo dan Kecamatan Batabual Tahun Anggaran 2018 dan 2019.

“AR saat ini diperiksa sebagai saksi dan yang bersangkutan merupakan Direktur Perusahaan,” pungkas pria yang biasa disapa Dhani.

Kemudian yang bersangkutan di periksa dari pukul 10.00 WIT setelah itu jam 12.30 WIT saksi diberikan waktu istirahat dan dilanjutkan pemeriksaan kembali pada pukul 15.00-23.00 WIT. Pertanyaan yang ditanyakan sebanyak 65 pertanyaan.

Saksi sendiri diperiksa oleh Jaksa Kevin Adhiyaksa yang merupakan Jaksa Fungsional bidang pidana khusus Kejaksaan Negeri Buru,” cetus Dhani.

CV TUJU WALI merupakan perusahaan yang menawarkan lampu jalan tenaga surya/solar cell kepada 32 Desa di 10 Kecamatan yang ada pada Kabupaten Buru dengan jumla lampu sebanyak 257 Unit dan harga lampu per satu unit Rp 27.500,000 (Dua puluh tujuh juta lima ratus ribu rupiah dan Rp 28.000,000 (Dua puluh delapan juta).

“Kemudian saksi yang di periksa juga cukup kooperatif dalam memberikan keterangan terkait seputar apa saja yang sudah masuk dalam materi penyidikan,” ungkap Dhani.

Reporter: SPK