Daniel Rigan : Jumat Berkah Sebagai Contoh untuk Kader Partai

Berita, Nasional, Politik1541 Dilihat

Namlea, Bratapos.com – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Nasdem Buru, Muhamad Daniel Rigan (MDR) didampingi istrinya Bella Sofie beserta pengurus DPD Partai Nasdem Kabupaten Buru, Maluku, gelar kegiatan Jumat Berkah. Hal itu dilakukan sebagai contoh yang baik untuk kader Partai.

Ada dua kecamatan yang menjadi lokasi Jumat Berkah, yaitu Kecamatan Namlea dan Kecamatan Lilialy.

Dalam kegiatan tersebut DPD Partai Nasdem Buru menyiapkan seribu dus nasi kotak
yang dibagikan kepada tukang ojek, becak pedagang ikan, panti asuhan dan masyarakat Kota Namlea yang berlokasi di Pasar Inpres Namlea, Jumat (3/11).

Selain itu pembagian nasi kotak juga dibagikan kepada warga Lapas Kelas lll Namlea yang berlokasi di Desa Jikumerasa Kecamatan Lilialy.

Pantauan Bratapos.com, pembagian nasi kotak ini disambut antusias warga sekitar, terutama kaum ibu-ibu. Mereka secara bergantian menerima paket nasi kotak dari Daniel Rigan.

Tidak lupa juga masyarakat ada yang mengambil kesempatan untuk ber foto selfi bersama istri MDR yang merupakan seorang artis ibukota Jakarta.

Terkait kegiatan ini, Partai Nasdem siap ketika sudah ada penentuan KPU, maka kita akan bergerak mesin politik, sehingga kita mengawalinya dengan Jumat Berkah, memberi makan sudara-sudara kita yang kurang mampu sehingga perjalanan itu jadi berkah.

“Kemudian itu, untuk mengawali segala sesuatu pekerjaan harus dengan dasar yang baik. Saya sebelum bergerak untuk bertarung, baik dalam bisnis ataupun politik, saya selalu memulai dengan hal baik. Supaya Insya Allah pertarungan kita mendapat hasil yang baik dan di ridhoi Allah SWT,” kata MDR.

Lanjutnya, program Jumat Berkah ini kalau dalam keluarga kami dilaksanakan setiap hari Jumat, mau dimana pun kita berada.

“Karena hari ini kita libatkan partai, maka semua unsur yang ada di dalam partai ikut terlibat, ” jelas MDR.

“Kegiatan ini, sebenarnya tujuan saya untuk melatih mereka (kader partai), karena manusia itu kalau kita sudah belajar memberi, suatu waktu tangannya tidak akan mengambil, sehingga lebih banyak untuk belajar memberi, jadi bagaimana cara mendidik partai dan kader, salah satunya belajar memberi, serta berbuat baik, sehingga lama-kelamaan jasad ini malu untuk berbuat jahat,” ungkap MDR.

Reporter : SK