Carbon dan CN yang Ditangkap Selama Tiga Hari Berturut-turut Pemiliknya Sufahmin

Terbaru308 Dilihat

Namlea, Bratapos.com – Razia rutin Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) yang dilakukan oleh Polres Pulau Buru dan anggota Kodim 1506/Namlea, berhasil mengamankan beberapa barang tersebut, Sabtu (19/8/2023)

Dari pantauan media di Pelabuhan Feri penyeberangan Namlea-Ambon, barang yang berhasil diamankan, yaitu empat karton berisi Carbon Davao aktif yang terbuat dari tempurung kelapa, bahan tersebut digunakan untuk penyaring air dan menangkap emas.

Keempat karton di dalamnya masing-masing diisi Carbon ukuran 25 Kg, karton dikirim lewat J&T Ekspress dimuat dengan sebuah mobil Avanza warna putih pelat nomor DE 1877 AJ. Jenis barang tersebut ditemukan dibagian pengiriman Feri Wayangan.

Barang-barang jenis B3 seperti Sianida dan Mercury (Air Perak) yang diangkut melalui alat transportasi laut ASDP penyeberangan Feri Wayangan tujuan Ambon-Namlea, akan diperuntukan ke lokasi tembang emas ilegal Gunung Botak, Desa Persiapan Wansait, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku.

“Pemilik nama empat karton menggunaka jasa J&t Express dengan penerima atas nama Sufahmin Alamat Jalur (B) Desa Persiapan Wansait, Kecamatan Waelata. Barang bukti sudah diangkut dan diamankan di Polres Pulau Buru,” kata Kapolres.

Razia rutin tersebut dipimpin langsung Kapolres Pulau Buru, AKBP Nur Rahman, beserta beberapa anak buanya dan juga anggota Kodim 1506/Namlea.

“Pelabuhan Namlea selalu jadi tempat sasaran razia B3 setiap aktifitas kapal masuk, bahkan setiap hari anggota Polres Buru melakukan razia tetapi B3 masih saja bertaburan di lokasi tambang. Siapakah pemasok B3 ke lokasi tambang tersebut?” tuturnya.

Reporter : SK