Bak Kebakaran Jenggot, Jual Mobil Inventaris dan Plat Merah, Kades Sidomulyo: Buat Bayar SPPT

LUMAJANG || Bratapos.com – Sangat disayangkan Pemdes Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang diduga kuat menjual 1 unit pick up mobil inventaris Desa Sidomulyo dan 1 unit mobil Station (Plat Merah) pemberian Pemkab Lumajang dengan dalih buat nambelin bayar pajak (SPPT) Desa Sidomulyo.

Patut dipertanyakan, pasalnya, pengakuan Kades Sidomulyo, Agus dan Kaur Pelayanan Desa Sidomulyo, Asep tidak sinkron (berbeda) saat dikonfirmasi Wartawan mengenai berapa uang yang terkumpul dari hasil penjualan dua unit mobil inventaris Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang beberapa waktu lalu.

Kepada Bratapos.com, Kaur Pelayanan Desa Sidomulyo, Asep mengaku hasil penjualan 2 unit mobil inventaris Desa Sidomulyo sebesar Rp.11 Juta ketika dikonfirmasi di kediamannya. Sedangkan pengakuan dari Kades Sidomulyo, Agus menyebut hasil penjualan 2 unit mobil inventaris tersebut sebesar Rp.19 Juta saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. Atas ketidak samaan pengakuan dari Kades dan Kaur tersebut telah menimbulkan pertanyaan beberapa awak media dan pihak LSM Ampel yang saat itu hadir ke kantor Desa Sidomulyo.

Saat disinggung terkait dugaan penjualan 1 unit mobil inventaris Desa Sidomulyo dan 1 unit mobil Station (Plat Merah) pemberian dari Pemkab Lumajang, Kades Sidomulyo, Agus mengatakan, “Tahun 2021-2022 waktu itu ada uang sekitar Rp.19 Juta kemudian saya buat bayar pajak (SPPT) sekitar Rp.98 Juta, uang unit itu saya buat nambelin bayar pajak yang hingga saat ini yang baru masuk ke saya cuma 57 Juta, baru saya tahu ya sekarang ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus menyampaikan, dua unit mobil yang seharusnya dirawat dan dijaga itu ia jual, alasannya rusak dan tidak layak pakai alias hanya nongkrong (mangkrak) di Kantor Desa. “Rencananya mau saya tukarkan mobil Pick Up yang sehat, iya bulan ini tetep saya carikan Pick Up, itu unit pertama. Unit kedua kan mobil Carry jelek itu,”

“Waktu itu uangnya kan uang nganggur akhirnya saya buat nambelin bayar pajak, ini saja masih masuk dana Rp.57 Juta dari total Rp.98.800.000 itu,”Ungkap Kades Sidomulyo, Agus saat ditemui di Kantornya, Senin (6/5/2024) siang.

Lucunya lagi ketika ditanya apakah ada berita acara tentang penjualan dua unit mobil milik aset desa (inventaris) tersebut, Kades Agus mengatakan ada, dan langsung menyuruh ke perangkatnya membuat data berita acara tersebut.

“Ada berita acara sama BPD dan Desa, masa saya mau menentukan sendiri kan gak berani saya. Biar lebih jelas nanti hari senin kesini lagi, biar dibuatkan berita acaranya Rp.19 Juta 2 unit itu, Pick Up nya Rp.9 Juta,”Jelas Agus lagi.

Bahkan, Kades Agus terkesan kebakaran jenggot saat dikonfirmasi oleh beberapa awak media dan langsung menelepon Mr. X, dimana dalam percakapannya tersebut sedang pesan unit mobil. “Halo, ya tolong carikan mobil yang harganya sekitar 19 Juta-an ya, pokoknya hari senin depan harus sudah dapat,”Kata Agus di Handphone Sellulernya.

Diwaktu yang berbeda, sebelumnya pihak Kaur Pelayanan Desa Sidomulyo,Asep mengatakan, Cerry pick up buat muat jenazah, bantuan dari Bu Indah Eks Wakil Bupati Lumajang tersebut mobil Station (plat merah) dan suratnya tidak ada. Laku terjual ke orang Tumpang Malang. Dimana menurutnya posisi unit mobil awalnya di Kantor Desa sedang macet lama dan kalau diperbaiki di bengkel habisnya sekitar 3-4 Juta-an.

“Yang menyuruh menjual itu kan pak Kades, mobil itu dijual katanya akan diganti yang lebih layak, kan rusak kondisinya mas,” katanya saat ditemui di kediamannya, Jum’at (30/4/2024) sore.

Saat ditanya, berapa harga penjualan 2 unit mobil inventaris Desa Sidomulyo tersebut, Asep mengatakan, sekitar 11 juta kalau gak salah mas 2 unit mobil itu. Kalau mobil Carry nya mas ada suratnya (masa jabatan Kades lama) dipergunakan untuk mengangkut jenazah dan mengangkut bahan bangunan. Setelah itu datang mobil Station warna biru.

“Mobil Pick Up nya, transaksi langsung sama pak Kades, katanya laku 7,5 juta karena jelek kondisinya. Kalau yang mobil Station warna biru itu laku 4 juta mas karena posisi mobil mangkrak, sama pembelinya dimuat unit Truck itu,”Ungkap Asep.

Ketika disinggung, kapan tepatnya penjualan 2 unit mobil tersebut dijual, Kaur Pelayanan Desa Sidomulyo, Asep mengaku, kurang lebih sekitar dua Tahunan diwaktu dirinya menjabat sebagai Kaur Perencanaan Desa Sidomulyo.

“Kalau mobil Station warna biru itu memang tidak ada surat-suratnya, saya jualnya juga tidak ada suratnya,” pungkasnya.

Reporter: Tim

Editor/ Publisher : Shelor

Bersambung…!!!