Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Puji Hariyanto Mendorong Pemerintah Daerah Lebih Mengembangkan Ekonomi Kerakyatan

Adventurial108 Dilihat

Tanggamus || Bratapos.com – Puji Hariyanto dilahirkan di Pekon (Desa) Dadapan, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Tanggamus pada 14 April 1968.

Lazimnya anak desa, kehidupan Puji memang tak pernah jauh dari dunia cocok tanam, sebagai mata pencaharian yang diwarisi turun-temurun.

Tahun 2012, Puji meratau ke Sumatera Selatan dan membuka usaha kelapa sawit. Tak seperti petani kebayakan yang awam, bahkan terkesan tak peduli dengan politik. Suami dari Nastuti itu, justru menjadi sangat tertarik dengan politik. Karena itu, dia bergabung sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Pulang ke kampung halaman di Kabupaten Tanggamus, Puji menjadi bagian dari tim sukses salah satu calon kepala daerah.

“Waktu itu ada pilkada. Sebagai kader partai, saya dilibatkan menjadi tim sukses pasangan calon kepala daerah yang diusung PDI-P. Saat kampanye pilkada itu, saya ikut ke berbagai pelosok daerah dan bertemu masyarakat dari berbagai kalangan. Dari situ, saya semakin paham kondisi yang dihadapi masyarakat,” tuturnya.

Pengalaman selama mengikuti kampanye pilkada itu menggugah kesadaran Puji Hariyanto untuk langsung ikut andil dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan.

“Saya merasa ada yang kurang efektif dari arah kebijakan pembangunan selama ini. Untuk mengefektikan arah kebijakan pembangunan, agar lebih berpihak pada masyarakat. Tidak bisa hanya melalui suksesi kepemimpinan pemerintahan daerah. Perlu kontrol dan pengawasan yang efektif dari lembaga legislatif,” terangnya.

Setelah bermusyawarah dengan keluarga dan kerabat, Puji memutuskan maju sebagai calon anggota legislatif Kabupaten Tanggamus pada pemilu tahun 2019.

“Alhamdulillah, saya diberikan kepercayaan oleh rakyat untuk mengemban amanah melalui kuris DPRD ini,” terangnya.

Dia menilai, pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Tanggamus,
khususnya bidang ekonomi belum berjalan optimal dan efektif. Itu terbukti dari masih redahnya pendapatan perkapita masyarakat.

‚ÄúSalah satu tolok ukur keberhasilan program pembangunan adalah meningkatnya pendapatan perkapita dan daya beli masyarakat. Ini salah satu fokus kinerja saya di lembaga DPRD,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, ayah tiga anak itu akan mendorong pemerintah daerah lebih mengembangkan ekonomi kerayakatan. Caranya dengan memberdayakan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Pengembangan ekonomi kerayakatan tidak bisa dilakukan begitu saja. Diperlukan regulasi yang tepat sebagai payung hukum program tersebut. Tanpa regulasi yang tepat, program pengembangan ekonomi kerakyatan tidak akan berjalan efektif. Salah satunya untuk itu, saya berada di kursi DPRD ini,” jelasnya

Writer: JunEditor: dimas