267 Views
oleh

Ketua KPU Buru Lantik 246 Anggota PPS dan Ingatkan Tidak Terlibat Politik Praktis

NAMLEA || Bratapos.com – Pelantikan pengambilan sumpah jabatan 246 anggota PPS se-Kabupaten Buru, di pimpin Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru, Munir Soamole.

Di dalam pengambilan sumpah, Munir mengingatkan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), dalam menjalankan tugasnya agar bekerja profesional dan tidak berafiliasi dalam politik praktis.

Pengambilan sumpah berlangsung di Gedung Aula Kantor Bupati, Jalan Danau Rana Namlea, Buru, Selasa (24/1/2023).

Soamole menyampaikan, pelantikan terhadap 246 orang anggota PPS ini merupakan rangkaian kegiatan tahapan nasional pada tahapan pemilihan umum tahun 2024 sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Munir juga mengingatkan agar kegiatan pembentukan badan ad hoc di tingkat desa atau PPS, dilaksanakan dengan memperhatikan seluruh ketentuan dan prinsip-prinsip sesuai peraturan KPU nomor 8 tahun 2022 yang secara eksplisit diatur dalam keputusan KPU Nomor 534 tahun 2022 tentang perubahan atas keputusan KPU RI nomor 476 tentang petunjuk teknis pembentukan pemilu.

“Untuk itu kepada teman-teman PPS yang baru dilantik, agar sekembalinya di desa, bisa bersinergi dengan Kepala Desa, Badan Musyawarah Desa, Stakeholder, para pemangku kepentingan dan para pimpinan partai politik peserta pemilu di tingkat desa untuk sama-sama mensukseskan tahapan pemilu sesuai yang diamanatkan,” ujar Ketua KPU.

Selain itu, demi kelancaran proses pemilu nanti, diharapkan para anggota PPS dapat membangun koordinasi dengan para PPK di tingkat kecamatan sesuai dengan hubungan hirarkis dan akan dilaporkan secara berjenjang ke KPU Pusat dan KPU Provinsi,” jelasnya.

Ciptakan Politik Sehat

Diharapkan kepada para anggota PPS dalam menjalankan tugasnya, agar bekerja profesional, mandiri, independen, dan tidak berpolitik praktis, tidak terkontaminasi dan tidak berafiliasi dengan kepentingan partai politik tertentu.

“Ini diharapkan dalam penerapan kerja-kerja saudara-saudara di lapangan. Sehingga saudara-saudara mampu menciptakan iklim politik yang sehat, mampu menyajikan pemilu yang berkualitas dan bertanggung jawab di Bumi Bupolo yang sama-sama kita cintai” imbuhnya.

Diketahui, dalam tahapan rekrutmen terdapat sebanyak 682 orang dari 82 desa di Kabupaten Buru yang mendaftarkan diri sebagai anggota PPS. Yang pada prosesnya hanya 679 orang yang dinyatakan lulus dalam pemberkasan. Namun, usai melalui seleksi tertulis dan wawancara, pada akhirnya KPU Buru kemudian menetapkan hanya 246 orang yang dinyatakan lulus sebagai anggota PPS di 82 desa dan 10 kecamatan dengan rincian ditetapkan 3 (tiga) orang per desa.

Reporter: SPK