198 Views
oleh

Tanamkan Jiwa Nasionalisme Sejak Dini, Babinsa Jadi Irup Upacara Bendera di SD Ketro Kecamatan Karangrayung

Babinsa Jadi Irup Upacara Bendera di SD Ketro Kecamatan Karangrayung (foto: istimewa)

GROBOGAN || Bratapos.com – Babinsa Koramil 14/Karangrayung Serka Wahyu menjadi Inspektur Upacara pada pelaksanaan kegiatan Upacara Pengibaran Bendera Marah Putih hari Senin di SDN 3 Ketro Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan. Senin(28/11/2022).

Salah satu cara untuk menanamkan rasa Cinta Tanah Air di kalangan pelajar bisa dilakukan melalui upacara bendera, yang dalam prosesnya dilakukan untuk mengenang jasa para Pahlawan dan para pendiri Bangsa yang telah gugur. Penanaman Bela Negara kepada Generasi Muda dihadapkan pada tantangan yang semakin komplek merupakan hal yang terpenting saat ini untuk diterapkan.

Dalam Sambutannya Serka Wahyu menyampaikan, bahwa Upacara Bendera dilaksaanakan untuk menumbuhkan wawasan kebangsaan bagi generasi muda sejak usia dibangku Sekolah Dasar. Ia juga mengajak peserta upacara untuk tetap bersemangat dalam bela negara supaya Negara Kesatuan Republik Indonesia ini tetap berdiri.

“Upacara bendera yang dilaksanakan setiap hari senin merupakan kegiatan wajib. Tujuannya selain menghormati dan mendoakan para Pahlawan yang telah gugur demi merebut dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, juga untuk memperkuat Persatuan dan Kesatuan serta mempertebal semangat kebangsaan dan Cinta Tanah Air.” jelas Babinsa.

Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Negeri 3 Ketro Bapak Nur Khamid, S.Pd., memberikan apresiasi kepada TNI atas kesediaannya menjadi Irup di sekolahnya. Dan amanah yang disampaikan akan menambah wawasan bela negara bagi siswa-siswi di sekolahannya.

“Kami berharap supaya ke depan hal yang positif ini dapat ditingkatkan lagi agar pelaksanaan kegiatan Upacara di Sekolah kami dapat berjalan lebih khidmat dan baik serta bisa memberikan motivasi yang tinggi kepada siswa dan siswi kami,” pungkas Kepala Sekolah penuh harap.

Kegiatan upacara ini diikuti lebih dari 200 orang murid kelas 1 sampai dengan kelas 6 beserta Kepala Sekolah, para guru, dan staf.

Reporter : Nurhudi

Editor : indi