1400 Views
oleh

Belajar Neptu Apakah Perlu,.??? Berikut Tanggapan Mbah Kamto

PATI || Bratapos.com – Dalam masyarakat Jawa, kejawen hakikatnya adalah suatu filsafat dimana keberadaanya ada sejak orang Jawa. Kata “Kejawen” berasal dari kata “Jawa”, yang artinya dalam bahasa Indonesia adalah “segala sesuatu yang berhubungan dengan adat dan kepercayaan Jawa (Kejawaan)”. Kejawen dalam opini umum berisikan tentang seni, budaya.

Suku Jawa adalah suku paling besar yang ada di Indonesia berdasarkan Sensus Penduduk BPS 2010, penduduk dari suku Jawa sebanyak 40,22 persen dari seluruh total penduduk Indonesia.

Tidak hanya memiliki jumlah yang besar saja, suku Jawa juga dikenal kaya akan adat istiadat serta kebudayaannya. Salah satunya adalah kebudayaan yang disebut dengan neptu Jawa dan neptu Jawa yang dinilai memiliki peran sangat penting dalam segala aspek di kehidupan masyarakat Jawa.

Weton selalu memiliki kaitan erat dengan neptu. Meskipun begitu, masih ada banyak orang yang tidak mengerti dan memahami tentang neptu maupun weton. Kedua hal tersebut, masih sering digunakan oleh masyarakat Jawa untuk melakukan perhitungan untuk berbagai macam hal seperti pekerjaan yang cocok, perjodohan, tanggal pernikahan, sifat seseorang hingga kapan waktu untuk membangun rumah. Untuk mengetahui hal-hal tersebut, Kita sebagai orang jawa perlu mengetahui arti neptu Jawa dan bagaimana cara menghitungnya.

Mbah Kamto kolo BURENG,yang sering di sapa Mbah Kamto Ahli Petung yang beralamat desa kembang Dukuhseti Pati tersebut mengatakan,,ilmu petung atau itungan Jawa itu ada rumusnya dan tidak ngawur dan dapat di pelajari itu sudah peninggalan dari nenek moyang kita,,imbuh Mbah kamto

Tapi sebelum itu, kita sama-sama pelajari terlebih dahulu apa itu weton. Weton adalah hitungan hari lahir seseorang yang biasanya digunakan untuk meramal nasib. Ini biasanya dihitung berdasarkan hari dan pasaran yang terdiri dari lima, yaitu kliwon, legi, pahing, pon, dan wage.” tambah Mbah kamto

Rakyat Jawa percaya bahwa seseorang yang lahir membawa potensi yang kemudian membawa energi yang berdampak kepada karakter masing-masing.

Dengan berkembang nya zaman,,banyak orang yang percaya dan juga banyak yang tidak,
Semua tergantung kepercayaan masing masing,tapi mslh tersebut masih melekat di pulau jawa.

Reporter : Birin

Editor : indi