499 Views
oleh

Tambang Emas Ilegal Gunung Botak Kembali Menelan Tiga Korban Jiwa

NAMLEA | Bratapos.com– Walaupun sudah dilakukan penyisiran berulang kali oleh pihak Kepolisian, TNI dan Pemda, namun tidak membuat efek jerah buat para penambang untuk melakukan aktifitas penambangan emas secara ilegal.

Penambangan ilegal yang berlokasi di Desa Persiapan Wansait, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku masih saja ramai aktifitasnya, walaupun sudah dilakukan penertiban berulang-ulang kali.

“Para penambang nekat melakukan aktifitas penambangan karena untuk kebutuhan hidup dan anak-anak sekolah,” kata penembang yang tidak mau menyebut namanya.

Dari informasi yang di dapat oleh sumber terpercaya, telah tertimbun tiga penambang emas ilegal di Gunung Botak pada Sabtu malam (19/11) jam 11:00 WIT.

Kata sumber, para penambang itu tertibun pada saat melakukan penambangan emas dengan cara mengali atau ‘kodok-kodok’ di paritan dompeng milik HD.

Dari tiga korban jiwa yang tertimbun dua orang asli Provinsi Maluku Utara, dan satunya dari Kabupaten Buru, sementara korban jiwa sudah di evakuasi ke Desa Persiapan Wansait, dan siap untuk dikembalikan ke keluarganya untuk disemayamkan.

“Untuk anak Ternate sudah diambil oleh kerabatnya, dan dua orang dari Buru Barat sementara ada di Wansait,” jelas sumber.

Tambang emas ilegal Gunung Botak sudah menjadi primadona bagi para penambang untuk mencari hidup.

Padahal baru dilakukan penyisiran tiga pekan kemarin, namun demi kebutuhan ekonomi masyarakat nekat untuk melakukan aktifitas.

Akhirnya dari aktifitas penambangan yang tidak berhati-hati membuat korban jiwa harus melayang.

Reporter: SPK