299 Views
oleh

Miriss…!!! Oknum TNI AD Di Duga Menghamili Siswi SMK

Tuban || bratapos.com – Beredar kabar miring tentang seorang oknum anggota TNI AD, sebut saja Ali, warga Desa Cengkong kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.

Ia Di duga menghamili seorang wanita, YN warga Desa Selogabus kecamatan Parengan kabupaten Tuban. dan YN saat ini telah melahirkan anak dari hasil hubungan terlarang tersebut.

Cerita bermula ketika YN seorang siswi di salah satu SMK di Bojonegoro menjadi korban bujuk rayu Ali, yang masih menjalani pendidikan dasar militer.

Pihak orang tua YN yang panik lalu menemui pihak orang tua Ali, dan menceritakan tentang perbuatan anaknya. Orang tua Ali (JRY) pun ketakutan sebab anaknya sedang mengikuti pendidikan di kesatuan TNI AD. Kemudian di tempuhlah jalur kekeluargaan, dari hasil musyawarah Ali dan YN sepakat akan di nikahkan setelah Ali selesai mengikuti pendidikan di kasatuan TNI AD.

Jumat (28/10/2022), Awak media Bratapos melakukan investigasi, kami mencoba menemui pihak keluarga YN. Namun tidak berhasil sebab pihak keluarga YN sedang tidak berada di rumah.

Kemudian awak media bratapos melakukan mewawancarai kepada warga yang tinggal Tak jauh dari rumah YB, warga tersebut mengatakan,
“Iya mas memang benar kabar tentang YN. Dulu sekitar 2 atau 3 tahun ada kejadian yang menggegerkan desa kami perihal tentang YN yang pacaran sampai hamil dan melahirkan seorang putra, dengan tentara warga desa cengkong,” Ujarnya.

Warga membeberkan,
“Pihak laki-laki ngomongnya bertanggung jawab dan siap menikahi secara sah akhirnya orang tua YN tidak  menempuh jalur hukum, di selesaikan dengan cara kekeluargaan,” Ungkap Warga.

Warga tersebut mengaku, setelah melahirkan seorang putra, YN pun pindah ke rumah calon mertuanya (JRY), sehak beberapa bulan lalu.
“karena Calon suaminya masih pendidikan atau dinas di Kalimantan, ya terpaksa YN tinggal bersama orang tua Ali, gak tau kenapa mas tiba tiba warga di sini mendengar YN di usir secara paksa oleh calon mertuanya,” Ungkap Warga tersebut.

Dari kejadian pengusiran tersebut, orang tua YN pun bingung dan meradang, mereka tidak terima karena status anaknya masih perawan tapi sudah memiliki anak dari hubungan terlarang.
“Mungkin pihak orang tua YN tidak berani menempuh jalur hukum mas, karena bapaknya Ali terkenal orang kaya dan jadi perangkat di desa cengkong,” Kata warga.

Warga tersebut mengatakan sebelumnya ALi, setiap pulang dinas atau pendidikan sering pulang ke rumah YN, namun akhir-akhir ini setelah Ali ditugaskan ke Kalimantan, ia tak pernah pulang.
“Dan sekarang YN di nikahi sama orang Balen kabupaten Bojonegoro mas, dan punya anak 1 dan anaknya yang dari tentara itu ikut orang tuanya YN,” pungkasnya.

Dengan adanya kejadian ini, warga berharap kepada aparat penegak hukum kususnya TNI AD, agar memproses oknum-oknum anggotanya yang menyalahi hukum dan norma-norma kesusilaan agar mendapat efek jera, sehingga tidak ada lagi yang menjadi kejadian seperti ini.

Sementara itu di tempat terpisah, menurut biro hukum Bratapos.com Ardian SH, Pelanggaran asusila adalah termasuk 7 pelanggaran berat bagi oknum TNI AD yang masih aktif dan bisa di jerat dengan Pasal 281 KUHPM atau jo pasal 7 ayat 1 undang undang nomer 25 tahun 2014 tentang hukum disiplin militer, dalam menunaikan tugas dan kewajibanya harus bersikap dan berprilaku disiplin dan mematuhi hukum disiplin militer, dan apabila dalam bertindak mencemarkan atau merusak nama baik ketentaraannya dan kesatuanya, meskipun prajurit TNI harus di hukum tanpa adanya keistimewaan dan dilakukan oleh peradilan militer serta yang berhak menuntut adalah oditur militer.

Reporter : Sym
Editor : AS