141 Views
oleh

Jutaan Ton Ikan Yang Sandar di Pelabuhan Tanjungwangi Tidak Bayar Retribusi

Banyuwangi || Bratapos.com – Banyaknya kapal angkut ikan yang sandar di pelabuhan Tanjungwangi Ketapang Banyuwangi, bertahun tahun ternyata tidak ada pembayaran Retribusi ke Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Terlihat setiap hari kapal ikan yang sandar di pelabuhan bongkar muat Tanjungwangi, melaksanakan aktifitasnya bongkar muat ikan setiap kapal berkisar antara 200 ton ikan yang dibongkar.

Hal tersebut sudah berjalan puluhan tahun namun sangat disayangkan tidak sepeserpun yang masuk ke Kas Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) Kabupaten Banyuwangi. Kapal ikan mestinya tidak sandar di pelabuhan bongkar muat, seperti daerah lain misalnya Muncar sudah ada pelabuhan kapal ikan untuk melaksanakan aktifitasnya yang dilengkapi dengan TPI untuk mempermudah para nelayan melakukan transaksi jual beli ikan. Dengan adanya tempat pelelangan ikan di pelabuhan, tentunya ada Retribusi yang harus dibayar untuk mengisi kas Daerah yaitu PAD.

Roni Peduli peningkatan pendapatan asli daerah ( PAD ) angkat bicara,” Dalam waktu dekat saya bersama team akan bersurat kepada instansi terkait mengenai kapal ikan yang bongkar di pelabuhan bongkar muat , bahkan saya bersama team akan mengajukan audiensi pembahasan tentang hal tersebut demi meningkatkan pendapatan asli daerah ( PAD ) Kabupaten Banyuwangi, kapal ikan yang sandar di pelabuhan Tanjungwangi sudah puluhan tahun dan kalau dihitung jutaan ton ikan yang bongkar disitu namun sangat disayangkan tidak ada pemasukan untuk daerah, padahal sudah ada otomi daerah kenapa di daerah hanya sebagai tempat usaha saja tidak ada pembayaran Retribusi, sangat disayangkan hal ini harus betul betul kita sikapi dan harus ada sebuah solusi agar ada retribusi yang masuk ke kas Daerah 16 November 2022,” tegas Roni.

Writer: WaluyoEditor: Ika