4477 Views
oleh

Habiskan Dana Miliaran, Jalan Rabat Beton di Sampang Hanya Bertahan Setahun

SAMPANG, Bratapos.com. Pada 2021 lalu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Sampang melaksanakan proyek peningkatan struktur ruas jalan Napo Laok – Napo Daya kecamatan Omben dengan anggaran Rp 2,9 miliar. Akan tetapi, saat ini kondisi jalan tersebut sudah rusak.

Saat mendia ini monitoring ke lokasi, terlihat proyek yang bernilai miliaran rupiah ini sudah dalam kondisi rusak. Cor betonnya retak dan pecah memanjang di bagian tengah. Kondisi tersebut menguatkan rendahnya mutu serta kualitas pada pengerjaan proyek yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Sampang itu. Proyek rabat beton ini dikerjakan oleh PT PURI KENCANA SAKTI.

Mansur, warga sekitar, sangat kecewa dengan kualitas pengerjaan proyek tersebut. Sebab, baru satu tahun dibangun jalan tersebut sudah rusak. Dirinya menilai jika pelaksana atau pemborong tidak profesional dalam bekerja dan lebih mementingkan hasil atau keuntungan yang akan didapat daripada menjaga kualitas pekerjaan.

‚ÄúTerus terang warga di sini kecewa, karena jalan yang diharapkan tahan bertahun-tahun, hasilnya tidak memuaskan, padahal dana yang dikucurkan Pemerintah capai miliaran,” katanya.

Menurutnya, setiap warga pastinya berharap infrastruktur jalan yang dibangun pemerintah memiliki mutu dan kualitas yang bagus serta dapat bertahan sampai puluhan tahun. Sebab, jalan menjadi pendukung utama terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.

Mansur meminta dinas terkait bisa segera mengupayakan perbaikan. Tujuannya agar kerusakan tidak bertambah. Ia juga menyarankan agar Pemkab Sampang tidak menjalin kerjasama dengan kontraktor yang tidak profesional dalam menggarap proyek.

“Bupati berupaya memajukan pembangunan infrastruktur di Sampang. Tapi sayang tujuan mulia itu tercoreng dengan ulah kontaktor yang tidak profesional dan bekerja asal-asalan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang, Hasan Mustofa belum bisa diwawancara terkait kerusakan jalan rabat beton di Napo Laok. Beberapa kali ditelpon tidak direspon.

Bersambung