1349 Views
oleh

Warga Keluhkan Jalan Rusak di Dusun Sembon Ndurenan hingga Mberjo Desa Ngajum

MALANG || Bratapos.com – Beberapa warga Dusun Sembon Ndurenan, Desa Ngajum mengeluhkan kondisi jalan desa yang rusak bertahun-tahun belum juga ada perbaikan hingga saat ini di sepanjang Dusun Sembon Ndurenan hingga Dusun Sembon Mberjo kurang lebih sekitar 1 KM wilayah Desa Ngajum, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Informasi yang terhimpun Bratapos.com, banyak warga Dusun Sembon Ndurenan hingga Dusun Sembon Mberjo yang menjadi korban kecelakaan saat mengendarai kendaraan bermotor di jalan sepanjang kurang lebih 1 KM tersebut. Bahkan, warga setempat termasuk anak sekolah, warga pencari rumput dan warga (Lansia) yang terjatuh saat melewati jalan yang kondisinya rusak itu hingga pernah ada yang sampai masuk rumah sakit, apalagi saat musim hujan tiba.

“Sudah banyak mas warga sini yang menjadi korban kecelakaan hingga terjatuh saat berkendara di jalan yang kondisinya rusak parah itu, sepanjang kurang lebih 1 KM an. Termasuk anak sekolah, warga pencari rumput dan warga lansia yang terjatuh saat melewati jalan itu, apalagi saat musim hujan. Pernah ada warga yang jatuh di jalan rusak itu hingga masuk rumah sakit,” keluh salah satu warga Dusun Sembon Ndurenan yang tidak mau dipublikasikan namanya saat dikonfirmasi, Rabu (26/10/2022) siang.

Sebelumnya, Kepada Bratapos.com, Wasis (70) warga Dusun Sembon Ndurenan menyampaikan, sejak kepemimpinan terdahulu Bupati Malang, Sujud Pribadi sekitar tahun 2005 lalu, iya baru satu kali itu jalan ini diaspal dan pelebaran jalan. Setelah itu, hingga sekarang ini tidak ada perbaikan lagi di masa kepemimpinan Bupati Malang, Sanusi yang menjabat saat ini.

“Kalau bisa jalan disini diperbaiki seperti yang jalan yang lain. Bupati Malang, Sanusi kesanggupannya kepada warga sini dulu ketika masa kampanye kalau sudah jadi janji akan segera dibangun jalan ini. Saya sendiri mas saksinya Bupati Malang, Sanusi saat itu, dikatakan Wasis menirukan ucapan Bupati Malang, Sanusi, “pokok lek wes dadi tenan, dalan iki sing ta disekno dalam tahun iki”. Tapi cuma disanggupi saja mas,” ungkapnya saat dikonfirmasi di Dusun Sembon Ndurenan, Desa Ngajum, Minggu (2/10/2022) lalu.

Ditempat yang sama, Sutrisno (32) Warga Dusun Sembon Ndurenan mengatakan, kami sering mengeluh ke Kades Ngajum, Setyo Budi, kata Kades belum ada acc dari Pemerintah Pusat, padahal sudah diajukan dengan membuat proposal oleh warga.

“Harapan Warga, kalau bisa dibangunkan jalan yang selayaknya lah, gak kayak jalan seperti jalan mati begini,” harap Sutrisno.

Hingga berita ini ditayangkan, baik Bupati Malang Sanusi, Camat Ngajum Gatot Yudha Setiawan, maupun Kades Ngajum Setyo Budi ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengenai keluhan warga Dusun Sembon Ndurenan mengenai kondisi jalan yang rusak bertahun-tahun belum ada perbaikan memilih bungkam dan enggan berkomentar. (Bersambung…)

Pewarta : Tudhik/Zen/Conk Arif/Tim
Publish : rif