544 Views
oleh

Abdul Syukur Ketua DPC PPP Kendal Undang Wartawan PWI Untuk Dialog dan Silaturohmi

KENDAL || Bratapos.com – Silaturohmi dan dialog DPC PPP dengan wartawan PWI Kendal dengan tema “Merawat persatuan dengan pembangunan, bertempat di Kafe Gentuman jalan Tembus Kecamatan Patebon Kendal,

Perlu kerja ekstrim bagi kepala daerah untuk mewujudkan janji-janji politiknya saat ingin maju, sebab sampai hari ini janjinya masih sebatas tataran uforia saja, belum bisa diwujudkan secara nyata.

Hal itu disampaikan Abdul Syukur Ketua DPC PPP Kendal saat Mengundang wartwan yang tergabung di PWI, untuk diajak dialog Rabu 05/10/22.

Acara yang digelar disalah satu kafe di Jalan tembus tersebut diisi tentang pandangan politik PPP terhadap situasi Kendal terkini, juga masalah pembangunan yang menurutnya masih lamban bila dibandingkan dengan daerah disekitarnya.

“Bila dibandingkan dengan daerah sekitar seperti Batang, Kendal jauh tertinggal,” terangnya.

“Oleh karena itu, mari kita sama-sama kawal proses pembangunan di Kendal ini, agar kita bisa merasa bangga menjadi orang Kendal,” harap syukur.
Selain itu, Syukur juga menyoroti adanya issu yang berkembang ditengah masyarakat terkait tumpang tindihnya kewenengan antara Wakil Bupati dan Bupati yang dia sebut sebagai matahari kembar.

Bahkan, imbuh syukur, Munculnya issu jual beli jabatan yang dihembuskan oleh Akun Shambone Kendal akhir-akhir ini yang diduga dilakukan oleh Mr. A, Pihaknya hanya menyarankan agar Pemkab harus mengingat kembali visi misinya dulu.

” Mohon diingat kembali apa yang telah menjadi visi dan misi Pemkab Kendal dengan semboyannya, Kendal, handal, unggul, makmur dan berkeadilan. Berkeadilan itu artinya bebas korupsi,” tutup syukur.

Ditempat yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kendal, Agus Umar Justru membantah bahwa Kendal Tertinggal dengan daerah Batang.

“Saya kira Kendal tidak kalah dengan Batang, malah menurutku lebih maju,” sanggah umar.

“Tolok ukurnya adalah di Kendal sudah berdiri 40 perusahaan dan yang 30 sudah beroprasi di KIK, Bahkan ada dua perusahaan textil yang itu akan Menyedot puluhan ribu karyawan, Sedangkan di Batang belum,”bela umar.

Selanjutnya, acara dilanjut dengan tanya jawab.

Reporter : Cakwer

Editor : indi