630 Views
oleh

LBH Pemuda Muhammadiyah Maluku Siap Dampingi Helmi Melaporkan Dugaan Korupsi

AMBON | Bratapos.com– Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pemuda Muhammadiyah Maluku menanggapi beredarnya video di media sosial, terkait dengan pernyataan salah satu ASN Asal Kabupaten Buru, Maluku atas nama Helmy Tiakoli.

Berkaitan dengan hal ini, Ketua Pemuda Muhammadiyah Maluku Muhamad Ansari dan LBH Pemuda Muhammadiyah Maluku, Abdul Gafur Retoob mendukung penuh dan apresiasi keberanian dari seorang ASN yang menyuarakan persoalan korupsi.

“Helmi memiliki sikap kritis, jiwa merdeka dan juga bernyali besar, ini yang patut di apresiasi,” kata Ketua LBH Abdul Gafur Retoob kepada Bratapos via WhatsApp, Sabtu (24/9/2022).

Dia berharap ini tidak sekedar diwacanakan dan menjadi bola liar. Apalagi hanya sekedar untuk memunculkan ekspresi emosi semata, oleh karena itu kami minta bung Helmy untuk berani membawa ini ke kejaksaan Negeri Buru, dan kami dari LBH Pemuda Muhammadiyah siap mendampingi.

“Saya melihat seorang ASN seperti Helmi dan punya kemerdekaan bahkan bernyali untuk membongkar kedok di internal Pemda Buru, hal ini sangat langka, maka kami mengapresiasinya,” cetus Abdul Gafur.

Kalau statemen itu dia hanya berwacana, berarti bisa jadi, ini hanya gertakan dengan motif kepentingan dan bisa berujung fitnah, bahkan dia bisa dilapor balik.

“Olehnya itu, agar tidak menjadi bias, kami mendorong yang bersangkutan berani terbuka. Dan kami Pemuda Muhammadiyah Maluku dan LBH siap mendampingi yang bersangkutan,” katanya.

Lanjutnya, bagi kami korupsi ini seperti fenomena gunung es yang hanya nampak dipermukaan, namun begitu besar dan meluas, ini butuh orang berani untuk menyuarakannya.

“Dari fakta ada terjadi kemiskinan struktural dan kesenjangan di daerah Kabupaten Buru, ini membuktikan bahwa ada yang salah dalam tata kelola pemerintahan kita, sehingga akuntabilitas dan transparansi serta profesionalitas dalam pemerintahan sebagai wujud good and clean government masih jadi catatan tersendiri,” jelas Gafur.

Dan kami juga berharap penjabat bupati Buru dapat mengevaluasi semua ini, ada baiknya APBD kita dibuka ke publik melalui E-Budgeting disampaikan dengan website terbuka.

Indeks perilaku pejabat publik dalam kerangka tata kelola pemerintahan yang baik maupun keterbukaan informasi publik, bahwa kabupaten Buru masih dalam catatan raport merah, ini harus segera dibereskan. Dan ketika ada ASN sepeti Helmy ini bersuara harus kita kawal dan kita dukung, karena ini bentuk kecintaan dia terhadap institusinya.

“Sekali lagi saya tegaskan sebagai ketua Pemuda Muhammadiyah Maluku dan LBH tantang saudara Helmy Tiakoly untuk melaporkan siapapun petinggi dan elit dalam pemerintahan di Kabupaten Buru, atas dugaan korupsi dan dampak kerugian, maupun siapa saja yang terlibat segera diungkap. Karena ini merupakan bagian dari peradaban yang baik dalam demokrasi, bahwa ada ASN yang berani bicara soal korupsi,” pungkas Gafur.

Reporter: SPK