385 Views
oleh

Kapolsek Pagu Bersama Danramil Jenguk Korban Penganiayaan Warung Kopi

Kediri || bratapos.com – Kapolsek Pagu AKP Agus Sudarjanto, S.H. bersama Danramil Pagu Kapten Inf. Murtono bersama-sama menjenguk Samsul Huda, korban penganiayaan insiden warung kopi di Desa Minggiran, Kecamatan Papar, Senin (19/09/2022) lalu.

Didampingi oleh 8 anggota Polri dan 4 anggota TNI, Kapolsek dan Danramil mendatangi langsung kediaman korban pada hari Kamis (22/09/2022) di Dusun Bibis, Desa Baye, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri sekitar pukul 13.00 WIB.

Kronologi kejadian berawal dari adanya rombongan konvoi perguruan silat Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti. Mereka secara tiba-tiba merangsek masuk ke area warung kopi dan sempat melukai salah satu warga yang sedang berada di angkringan utara BRI Unit Minggiran Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

Secara kebetulan korban tersebut merupakan salah satu anggota perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) yang meski saat itu tidak memakai atribut saat sedang menikmati kopi di area kejadian.

Kapolsek Pagu dan Danramil Pagu memantau dan memberi motivasi langsung korban penganiayaan insiden warung kopi

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Samsul Huda, sendiri tidak mengetahui pasti penyebab ia menjadi korban penganiayaan. Menurutnya, tiba-tiba ada orang tidak dikenal dan tidak ada permasalahan apapun lalu dia dipukul.

Sementara akibat insiden tersebut menyebabkan luka yang cukup serius di beberapa bagian tubuh korban.

Disisi lain, kunjungan tersebut bermaksud untuk memantau kondisi korban penganiayaan serta memberikan dukungan berupa bantuan sosial dan dukungan secara psikis.

Selain dukungan tersebut, AKP Agus dan Kapten Murtono juga memberikan motivasi agar tidak menyimpan dendam terhadap pelaku penganiayaan. Serta untuk meyakinkan korban beserta keluarga agar mempercayakan secara penuh penanganan kasus penganiayaan ini kepada pihak kepolisian.

“Semoga dengan adanya giat ini, kedepannya nanti tidak ada konflik berkelanjutan antara perguruan pencak silat yang terlibat dan tidak ada lagi kasus serupa yang terjadi, khususnya di wilayah hukum Polsek Pagu, ” ujar AKP Agus.

Selain itu melalui giat sambang bersama ini, akan meningkatkan sinergitas personil TNI-Polri dan semua elemen masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman kondusif di wilayah Pagu.

Wartawan : Murianto
Editor : rynt