387 Views
oleh

Wali Kota Madiun Hadiri Serah Terima Bantuan Keuangan Partai Politik

Madiun || bratapos.com – Walikota Madiun Drs H.Maidi SH MM M.Pd, menghadiri langsung penandatanganan berita acara serah terima (Bats) Bantuan keuangan partai politik dan bimbingan teknis pengelolaan bantuan keuangan partai politik tahun 2022. Bertempat di Ballroom Hotel Aston, Jl. Mayjen Sungkono No. 41 Kota Madiun. Selasa (16/8/2022).

Hadir dalam acara :
1. Drs H.Maidi SH MM M.Pd (Walikota Madiun)
2. Andi Raya Bagus Saputra SH (Ketua DPRD Kota Madiun)
3. Drs H Armaya (wakil Ketua DPRD Kota Madiun)
4. Tjatoer Wahjoedijanto S.Sos (Ka Kesbangpol Kota Madiun)
5. Para Ketua, Sekertaris dan bendahara Parpol se Kota Madiun.

Dalam sambutannya Walikota Madiun Maidi menyatakan, Bantuan dana pada parpol harus digunakan sesuai aturan dan jangan mengambil kebijakan ataupun penyelewengan diluar aturan.
Karena uang banyak bisa mendengarkan dan bisa menyenangkan maka dari itu kita harus bijak dalam menggunakannya.

“Bantuan dana politik diperiksa oleh BPK dan itu harus dilaksanakan sesuai aturan yang sudah ditentukan Negara, selama saya menjadi kepala daerah bantuan politik bertambah dari 6.200 menjadi 8.500 artinya bila kita bandingkan dengan wilayah lain kita termasuk lebih dan dengan adanya dana biaya tambah tentunya ke kondusifan wilayah Kota Madiun lebih terjaga,” papar Maidi.

Walikota Maidi bersama ketua PDI P Kota Madiun, Anton Kusumo

Lanjut, Maidi menambahkan, secara pribadi merasa berterimakasih kepada partai politik. Salah satunya dengan upaya dan cara untuk bisa mensejahterakan masyarakat Kota Madiun. Karena beliau tau bahwa dana yang diberikan dari pemerintah, tidak cukup diberikan kepada masyarakat dan beliau yakin dana dari kantong sendiri.

Beliau berpesan dan berharap agar semua parpol di kota Madiun tetap menjaga guyub dan rukun. Serta sama – sama mengutamakan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ka Kesbangpol Tjatoer Wahjoedijanto kepada awak media menjelaskan, ada 11 Parpol yang mendapatkan dana bantuan partai tersebut. Masalah besar kecilnya dana yang diterima, tergantung pada besar kecilnya peserta pemilih partai tersebut.

“Secara global per satu suara 8500 rupiah bantuan dana partai yang diterima. Dan setiap partainya nggak sama dalam menerima bantuan tersebut, yang jelas bantuan tersebut diterima 11 partai. Dan naik ditahun ini naik sekitar 2300 rupiah per satu suaranya. Dari 6200 rupiah menjadi 8500,” ungkap Tjatoer. (ADV Jhon).

Reporter : Jhon Mongaz
Editor : AS